Batang - Seorang bocah laki-laki berinisial RZA (8) di Batang, Jawa Tengah, mengalami luka bakar serius setelah diduga tersiram bensin saat bermain api bersama teman-temannya. Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di belakang rumah warga di Dukuh Legok Sari, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kalisari Batang.
Kronologi Kejadian
Menurut Lurah Proyonanggan, Fariz Mukti, awalnya anak-anak bermain, lalu muncul ide untuk membakar sampah. Seorang anak berinisial N (14) memiliki ide tersebut. Namun, api yang dinyalakan tidak kunjung membesar. N kemudian mengambil bensin dari motor menggunakan selang dan menampungnya dalam gelas plastik. Saat proses itu, ada yang sambil merokok sehingga api menyambar. Pelaku kaget lalu melempar wadah bensin yang mengenai korban.
Keluarga Korban Curiga Ada Unsur Kesengajaan
Fariz mengungkapkan bahwa keluarga korban menduga peristiwa tersebut bukan murni kecelakaan, melainkan ada unsur kesengajaan. Dugaan itu muncul karena pelaku diduga kerap melakukan perundungan terhadap korban sebelumnya. "Sementara versi korban, pelaku sengaja menyiram dan membakar karena selama ini memang sering membully," kata Fariz.
Polisi Selidiki Kasus
Kasatreskrim Polres Batang, Albertus Sudaryono, mengatakan bahwa keluarga korban telah membuat laporan polisi. Pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan awal dengan meminta keterangan sejumlah saksi. "Korban dan terduga pelaku sama-sama masih anak-anak, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara khusus. Saat ini korban masih dalam perawatan, sehingga belum bisa dimintai keterangan," jelasnya. Albertus menambahkan, "Luka bakarnya grade 2, 35 persen. Kondisinya sudah membaik."
Penanganan Kasus
Polisi akan terus mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti. Karena melibatkan anak-anak, proses hukum akan mengikuti Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Masyarakat diimbau untuk mengawasi anak-anak saat bermain dan menjauhkan mereka dari benda berbahaya seperti bensin dan api.



