PDIP Ancam Sanksi Kader Terbukti Intimidasi Dokter Icha
PDIP Ancam Sanksi Kader Intimidasi Dokter Icha

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat memastikan partainya akan memberikan sanksi tegas kepada kader yang terbukti terlibat dalam intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang dikenal sebagai dokter Icha. Intimidasi tersebut diduga berujung pada meninggalnya dokter muda itu. Djarot menegaskan bahwa sanksi bisa berupa teguran lisan, tertulis, hingga pemecatan dari keanggotaan partai.

Kronologi Intimidasi di RS Leona

Peristiwa ini bermula ketika tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) datang ke RS Leona pada 13 Juni 2026. Mereka adalah Therensius Lazakar dari Fraksi Golkar, Veronika Lake dari Fraksi PDIP, dan Nobertus Tubani dari Fraksi PKB. Kunjungan tersebut diduga untuk menjenguk keponakan Therensius yang dirawat akibat gigitan ular berbisa. Namun, saat berada di IGD, terjadi perdebatan antara dua anggota DPRD dan dokter Icha yang sedang menangani pasien.

Veronika Lake kemudian memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa kehadirannya di RS Leona tidak direncanakan, melainkan ikut serta dalam rombongan sepulang dari acara arisan. Saat memasuki ruang perawatan, ia melihat perdebatan dan kemudian ikut menanyakan tindak lanjut penanganan pasien serta standar pelayanan. Ia juga membantah bahwa ucapannya 'panggil wartawan saja' ditujukan untuk mengintimidasi dokter, melainkan sebagai usulan untuk meningkatkan transparansi pelayanan kesehatan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sanksi Partai: Teguran hingga Pemecatan

Djarot menegaskan bahwa PDIP tidak akan mentoleransi tindakan intimidasi dan perundungan. "Diproses sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan yang bersangkutan, dan kalau terbukti melakukan intimidasi dan perundungan akan diberikan partai akan berikan sanksi," ujarnya. Ia menambahkan bahwa sanksi disesuaikan dengan tingkat pelanggaran, mulai dari sanksi lisan, tertulis, hingga pemecatan.

Hingga saat ini, partai masih melakukan investigasi internal untuk memastikan kebenaran tuduhan terhadap Veronika Lake. Jika terbukti bersalah, ia akan dikenakan sanksi sesuai aturan partai.

Dampak dan Respons Publik

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dugaan intimidasi terhadap tenaga kesehatan yang berujung pada kematian. Dokter Icha meninggal dunia setelah diduga mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa tersebut. Masyarakat dan berbagai pihak mendesak agar pelaku dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

PDIP berkomitmen untuk menindak tegas kadernya yang terbukti bersalah, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap partai dan memberikan efek jera bagi kader lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga