Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Lintas Bekasi-Cikarang Belum Beroperasi
Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Lintas Bekasi-Cikarang Belum Beroperasi

Proses evakuasi rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, masih terus berlangsung pada Rabu pagi, 29 April 2026. Akibat kejadian ini, lintasan Bekasi-Cikarang untuk sementara belum dapat melayani perjalanan. KRL hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi.

Perjalanan KRL Dibatasi Sementara

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, menyatakan bahwa pada pagi hari ini perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi. Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan mengutamakan keselamatan. Operasional belum dibuka penuh sebelum dinyatakan benar-benar aman.

Anne menambahkan bahwa pihaknya menargetkan layanan dapat pulih secara bertahap pada siang hari, termasuk lintas Bekasi-Cikarang. Namun, kepastian waktu pemulihan bergantung pada progres evakuasi di lapangan. KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat insiden ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban Kecelakaan dan Santunan

Sebelumnya, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa jumlah korban kecelakaan kereta di Bekasi mencapai 84 orang yang telah dievakuasi. Sebagian korban yang mengalami luka-luka sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Pihak Jasa Raharja akan memberikan santunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bagian Pelayanan Kantor Wilayah DKI Jakarta, Syaiful, memastikan bahwa seluruh korban, baik yang luka-luka maupun meninggal dunia, akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Besaran santunan bervariasi, dengan nilai maksimal Rp20 juta untuk luka-luka dan Rp50 juta untuk korban meninggal dunia yang akan diserahkan kepada ahli waris.

Daftar 10 Korban Meninggal

RS Polri telah merilis identitas 10 korban meninggal akibat kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Seluruh korban adalah perempuan. Berikut daftarnya:

  • Tuti Aditasari, 31 tahun, alamat Cikarang Barat Bekasi
  • Harum Anjasari, 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur
  • Nur Alimantun Citra Lestari, 19 tahun, alamat Pasar Jambi
  • Farida Utami, 50 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  • Vica Agnia Fratiwi, 23 tahun, alamat Cikarang Barat
  • Ida Nuraida, 48 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  • Dita Septia Wardany, 20 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  • Fatmawati Rahmayani, 29 tahun, alamat Bekasi Selatan
  • Arinjani Novita Sari, 25 tahun, alamat Tambun Selatan, Bekasi
  • Nur Ainia Eka Rahmadhynna, 23 tahun, alamat Tambun Selatan, Bekasi

KAI dan KAI Commuter juga memberikan asuransi tambahan bagi para korban. Proses pendataan ahli waris korban meninggal dilakukan untuk mempercepat penyerahan santunan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga