17 Orang Terluka, Luka Bakar Hingga 50% dalam Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi
Kebakaran SPBE Cimuning Lukai 17 Orang, Ada Luka Bakar 50%

17 Orang Terluka dalam Kebakaran SPBE Cimuning, Ada yang Alami Luka Bakar Lebih dari 50%

Insiden kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, telah menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka. Para korban saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, dengan beberapa di antaranya dilaporkan menderita luka bakar yang mencapai lebih dari 50 persen dari total permukaan tubuh mereka.

Kondisi Korban dan Penanganan Medis

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusum Wahyu Bintoro, mengonfirmasi bahwa terdapat 17 korban yang dirawat di rumah sakit. "Sementara data kita ada 17 yang dirawat di rumah sakit, nanti silakan di-update di posko," ujarnya pada Jumat (3/4/2026).

Wahyu menjelaskan bahwa tingkat luka bakar yang dialami para korban bervariasi. "Yang mengalami luka bakar tadi ada yang lebih dari 50 persen kondisinya," tambahnya. Korban dengan luka bakar di atas 50 persen direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif dan spesialis.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Nanti akan dirujuk ke rumah sakit yang lain, rencananya seperti itu tadi dari Arafiq itu luka bakar lebih dari 50 persen. Sementara kalau yang di bawah itu sudah tadi kita lihat sudah bisa rawat inap di sana. Tapi kalau yang ini masih di IGD," papar Kusum Wahyu Bintoro lebih lanjut.

Balita Selamat dalam Insiden Kebakaran

Di antara para korban, terdapat seorang balita yang turut menjadi korban dalam peristiwa ini. Meskipun demikian, balita tersebut dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka bakar. "Ada ibu daripada balita ada. Balitanya tapi alhamdulillah tadi tidak terkena luka bakar dan lain sebagainya, tetapi karena ibunya ada di sana jadi balitanya juga ikut di sini," jelas Kusumo.

Kronologi Kebakaran dan Penyidikan

Kebakaran terjadi pada Rabu (1/4) sekitar pukul 21.30 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada Kamis (2/4) sekitar pukul 03.45 WIB. Proses pemadaman api memakan waktu kurang lebih enam jam, menunjukkan besarnya intensitas kebakaran yang terjadi di lokasi SPBE tersebut.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab dan kronologi lengkap insiden kebakaran ini. "Fokus penanganan seperti kita ketahui kemarin ya kita fokus kepada para korban terlebih dahulu, bagaimana keselamatan daripada jiwa daripada para korban, kemudian baru kita melangkah ke yang lainnya lagi," tutur Kapolres Metro Bekasi Kota.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan dan pemulihan para korban yang terluka. Investigasi terhadap faktor-faktor yang memicu kebakaran akan dilakukan setelah kondisi korban stabil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga