Mahasiswa Vietnam Selamatkan 7 Orang dari Kebakaran, Awalnya Bohong ke Ibu
Mahasiswa Vietnam Selamatkan 7 Orang, Awalnya Bohong ke Ibu

Mahasiswa Vietnam Jadi Pahlawan, Selamatkan Tujuh Orang dari Kobaran Api

Seorang mahasiswa asal Hanoi, Vietnam, menunjukkan keberanian luar biasa dengan menyelamatkan tujuh nyawa dari kebakaran hebat yang melanda sebuah gedung apartemen. Aksi heroik Nguyen Le Tu (20) ini membuatnya mendapatkan penghargaan resmi dari pemerintah Vietnam.

Kebakaran Malam di Apartemen 6 Lantai

Insiden kebakaran tersebut terjadi di sebuah apartemen berlantai enam yang terletak di kawasan Linh Nam, Vietnam. Peristiwa tragis ini berlangsung pada hari Selasa, 24 Maret 2026, di larut malam waktu setempat. Kobaran api dengan cepat menjalar dan menjebak sejumlah penghuni di dalam gedung.

Dalam situasi kacau dan penuh kepanikan itu, Tu yang kebetulan berada di lokasi segera mengambil inisiatif. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, ia bergegas masuk ke dalam gedung yang sudah dipenuhi asap tebal dan panas yang menyengat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Operasi Penyelamatan yang Penuh Risiko

Dengan ketenangan yang luar biasa untuk usianya, Tu berhasil mengevakuasi tujuh orang yang terjebak di berbagai lantai apartemen. Proses penyelamatan ini dilakukan dalam kondisi yang sangat berbahaya, di mana setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa.

"Saya tidak sempat berpikir panjang," kata Tu dalam keterangan yang dirilis pihak berwenang. "Saya hanya tahu ada orang yang membutuhkan pertolongan dan saya harus membantu."

Kebohongan Kecil kepada Sang Ibu

Yang membuat cerita ini semakin menarik adalah bagaimana Tu menangani konsekuensi dari aksinya. Setelah berhasil menyelamatkan tujuh nyawa, ia mengalami beberapa luka ringan selama operasi penyelamatan.

Ketika ibunya menanyakan tentang lukanya, Tu memilih untuk tidak mengungkapkan kebenaran sepenuhnya. Alih-alih menceritakan aksi heroiknya, ia mengatakan kepada ibunya bahwa ia tersandung dan membutuhkan perawatan kecil.

"Saya tidak ingin membuat ibu saya khawatir berlebihan," ungkap Tu. "Dia sudah cukup banyak mengkhawatirkan saya sebagai mahasiswa yang tinggal jauh dari rumah."

Penghargaan dari Pemerintah Vietnam

Pihak berwenang Vietnam tidak melewatkan aksi heroik Tu. Atas keberanian dan kepeduliannya yang luar biasa, mahasiswa berusia 20 tahun ini mendapatkan penghargaan khusus dari pemerintah.

Penghargaan ini tidak hanya mengakui keberanian Tu dalam menyelamatkan nyawa, tetapi juga sikap rendah hatinya yang memilih untuk tidak membanggakan aksinya bahkan kepada keluarganya sendiri.

Insiden ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran dan nilai-nilai kepahlawanan yang bisa muncul dari siapa saja, termasuk dari seorang mahasiswa muda seperti Nguyen Le Tu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga