Laporan palsu dari debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) kembali terjadi di Kota Semarang. Kali ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menjadi sasaran dengan menerima laporan kebakaran sebuah warung nasi goreng yang ternyata tidak benar.
Kronologi Kejadian
Laporan palsu tersebut diterima melalui WhatsApp di nomor hotline 113 pada Kamis (23/4/2026) pukul 17.10 WIB. Pelapor mengaku bernama Adi dan melaporkan adanya kebakaran di warung nasi goreng yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengungkapkan bahwa setelah ditelusuri, laporan tersebut ternyata hanya akal-akalan DC pinjol. "Jadi ini ceritanya tadi ada laporan ke sini, ternyata itu DC pinjol. Jadi itu diteror oleh DC pinjol melaporkan kalau warung nasi gorengnya itu kebakaran," ujarnya saat dihubungi, Jumat (24/4/2026).
Petugas Dikerahkan
Saat menerima laporan, Damkar langsung mengerahkan dua armada dengan total 12 personel ke lokasi. Namun, sesampainya di tempat, petugas tidak menemukan adanya kebakaran atau warung nasi goreng yang terbakar. Tantri menduga aksi ini dilakukan untuk menakut-nakuti pemilik warung. "Ternyata setelah anggota kami ke sana tidak ada kebakaran, ternyata dari DC pinjol. DC-nya (yang melapor) buat nakut-nakutin," terangnya.
Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sebelumnya, tiga ambulans di Semarang juga menjadi korban prank dengan laporan palsu penjemputan pasien yang ternyata merupakan teror dari DC pinjol. Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan laporan yang belum terverifikasi dan selalu waspada terhadap tindakan kriminal seperti ini.



