Caddy Golf di Tangerang Dianiaya, Kepala Robek dan Wajah Lebam
Caddy Golf Tangerang Dianiaya, Kepala Robek dan Wajah Lebam

Seorang wanita yang bekerja sebagai caddy golf atau pramugolf di sebuah lapangan golf di Kelapa Indah, Kota Tangerang, Banten, menjadi korban penganiayaan yang mengakibatkan luka serius di kepala dan wajahnya. Pelaku diduga melakukan aksi kekerasan tersebut pada Selasa (23/6) malam.

Polisi Tangani Kasus Penganiayaan

Plt Kasie Humas Polres Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, menyatakan bahwa pihaknya sedang menangani perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan lapangan Golf Modern Land, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. "Polres Metro Tangerang Kota melalui Satreskrim saat ini tengah menangani perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan lapangan Golf Modern Land," ujarnya dalam keterangan pada Kamis (25/6/2026).

Korban Alami Luka Robek dan Lebam

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan, termasuk luka robek pada kepala, serta luka lebam di bagian kening, pipi, dan bibir. "Adapun korban mengalami beberapa luka, di antaranya luka robek pada kepala, luka lebam di bagian kening, pipi, dan bibir akibat dugaan tindak kekerasan yang dilaporkan," jelas Iwan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyelidikan sementara mengindikasikan bahwa penganiayaan terjadi karena persoalan pribadi antara pelaku dan korban. Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap motif pasti di balik kejadian tersebut.

CCTV Diamankan sebagai Bukti

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan rangkaian kejadian saat peristiwa berlangsung. Rekaman tersebut menjadi salah satu alat bukti penting yang saat ini sedang dianalisis untuk kepentingan pembuktian. "Berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyidik juga telah mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan rangkaian kejadian saat peristiwa berlangsung. Rekaman tersebut menjadi salah satu alat bukti penting yang saat ini sedang dianalisis untuk kepentingan pembuktian," kata Iwan.

Upaya Damai Tak Hentikan Proses Hukum

Meskipun sempat ada upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak, Polres Metro Tangerang Kota tetap melanjutkan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. "Meski diketahui sempat terdapat upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak, Polres Metro Tangerang Kota tetap melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana akan ditangani secara profesional, proporsional, dan transparan," tegas Iwan.

Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen memberikan perlindungan kepada korban serta menegakkan hukum secara profesional guna mewujudkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat. "Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen memberikan perlindungan kepada korban serta menegakkan hukum secara profesional guna mewujudkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat," imbuhnya.

Kasus ini masih dalam pengembangan, dan polisi terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta motif di balik penganiayaan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga