Pria Sukabumi Dibegal di Cempaka Putih, Motor Rp 18 Juta Dibawa Kabur
Pria Sukabumi Dibegal di Jakpus, Motor Rp 18 Juta Dibawa

Pria Sukabumi Dibegal di Cempaka Putih, Motor Rp 18 Juta Dibawa Kabur

Seorang pria asal Sukabumi, Jawa Barat, bernama Gunawan (21) menjadi korban aksi begal di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14 Februari) pukul 19.40 WIB, dan polisi telah bergerak cepat untuk menyelidiki kasus tersebut.

Kronologi Kejadian yang Menegangkan

Menurut keterangan dari Kasie Humas Polres Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, korban sedang mengendarai motor ketika tiba-tiba dihentikan oleh dua orang tak dikenal. Pelaku menuduh Gunawan telah meludahi mereka, sebuah alasan yang kemudian digunakan sebagai dalih untuk melakukan tindakan kriminal lebih lanjut.

"Pelapor saat mengendarai motor tiba-tiba dihentikan oleh dua orang yang tidak dikenal dan dituduh telah meludahi terlapor," jelas Erlyn saat dihubungi pada Jumat (20 Februari 2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Penipuan yang Licik

Setelah menghentikan korban, pelaku meminta Gunawan untuk mengikuti mereka. Kemudian, dengan tipu muslihat, pelaku berpura-pura meminjam motor korban dengan alasan akan menjemput seseorang. Namun, setelah menunggu beberapa lama, pelaku tak kunjung kembali dan membawa kabur motor tersebut.

"Motor korban dipinjam oleh terlapor dengan alasan untuk menjemput seseorang. Terlapor menunggu beberapa lama, tetapi motornya tidak kembali. Kerugian ditaksir mencapai Rp 18.000.000," ungkap Erlyn lebih lanjut.

Langkah Hukum dan Penyidikan Berlanjut

Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cempaka Putih. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan mengusut tuntas kasus ini.

"Terlapor masih dalam proses penyelidikan," tambah Erlyn, menegaskan bahwa upaya hukum terus dilakukan untuk menangkap para pelaku begal tersebut.

Insiden ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan di jalan, terutama saat berkendara di malam hari. Polisi juga mengimbau warga untuk segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan guna mencegah tindak kriminal serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga