KOMPAS.com - Peristiwa mengerikan terjadi 60 tahun silam di Desa Trunuh, Kabupaten Klaten. Seorang perempuan yang sedang hamil tujuh bulan ditembak di pipi oleh rombongan tentara. Peluru menembus pipi kanan dan kiri, membuatnya bolong dan nyaris tak tertolong. Peristiwa itu masih melekat di ingatan Katri, saksi mata yang rumahnya menjadi lokasi kejadian.
Kedatangan Rombongan Tentara
Katri menceritakan, rumahnya di Desa Trunuh tiba-tiba didatangi tujuh orang tentara tanpa permisi. Mereka datang mencari keberadaan suami dan kakak pertama Katri. Rumah Katri digeledah, namun tidak ditemukan hasil. Saat itulah terjadi penembakan yang menewaskan perempuan hamil tersebut.
Dampak dan Kenangan
Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi Katri dan warga sekitar. Hingga kini, Katri masih mengingat jelas bagaimana darah mengucur membasahi daster korban. Kejadian ini menjadi bagian dari sejarah kelam di Klaten yang jarang terungkap.



