Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama RJS (50) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo. Peristiwa ini mengejutkan publik dan keluarga korban, yang sebelumnya sudah kehilangan kontak sejak akhir pekan lalu.
Kronologi Sebelum Hilang
Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, menjelaskan rangkaian kejadian bermula pada Kamis (18/6/2026). Saat itu, RJS berangkat dari rumahnya di sebuah perumahan dekat kompleks Pemkab Bangkalan seperti biasa untuk bekerja. Sebelum pergi, ia sempat berpamitan kepada anaknya yang sudah dewasa, menyampaikan kemungkinan pulang terlambat pada akhir pekan karena ada urusan kedinasan.
“Korban pamit kepada anaknya bahwa kemungkinan pulang hari Sabtu karena ada rapat. Tetapi tidak menyebutkan rapat di mana atau akan pergi ke daerah mana,” ujar Risang seperti dilansir detikJateng, Kamis (25/6/2026).
Tidak Ada Konflik Rumah Tangga
Pertemuan terakhir antara korban dan suaminya terjadi pada 4 Juni 2026. Meskipun terpisah jarak, hubungan domestik mereka dipastikan berjalan harmonis dan komunikatif tanpa ada masalah internal yang mencolok. “Sejauh yang kami ketahui tidak ada konflik rumah tangga maupun permasalahan lain yang mencolok. Kehidupan korban sehari-hari berjalan normal,” ungkap Risang.
Hilang Kontak pada Sabtu Sore
Memasuki hari Sabtu (20/6/2026) pagi, hari di mana RJS dijadwalkan pulang, komunikasi antara korban dan anaknya masih berjalan normal melalui ponsel. Namun, pada sore harinya, telepon seluler korban mendadak tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. “Sabtu pagi masih ada komunikasi dengan anaknya. Tetapi sore harinya telepon seluler korban sudah tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. Itu tidak biasa dilakukan korban,” jelas Risang mengenai kecemasan awal keluarga.
Penemuan jenazah RJS di dalam mobil dinas berpelat merah di parkiran Bandara Juanda kemudian mengakhiri pencarian. Pihak keluarga dan kepolisian masih mendalami penyebab kematian. Wakil Bupati Bangkalan sebelumnya menyatakan bahwa korban tidak memiliki tugas dinas pada hari tersebut.



