Bripka Rudi, Calon Hoegeng Awards 2026, Bawa Internet dan Listrik Surya ke Pedalaman Kaltara
Bripka Rudi Calon Hoegeng Awards 2026 Bawa Listrik ke Pedalaman

Bripka Rudi, Calon Hoegeng Awards 2026, Bawa Internet dan Listrik Surya ke Pedalaman Kaltara

Pengabdian luar biasa Bripka Rudi, seorang anggota Polri, telah menyentuh hati masyarakat di Desa Long Sule dan Long Pipa, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara). Selama lebih dari 16 tahun, dia setia melayani di pedalaman yang terpencil, menghadirkan akses internet dan listrik dari panel surya bagi warga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan.

Usulan dari Masyarakat yang Merasakan Manfaat

Atas kiprahnya yang inspiratif, Bripka Rudi diusulkan menjadi kandidat Hoegeng Awards 2026 oleh Mohamad Ari, seorang guru SMA di Desa Long Sule. Dalam testimoni yang diberikan kepada detikcom, Ari memuji dedikasi Bripka Rudi yang langka di kalangan anggota polisi.

"Bripka Rudi seorang anggota Polri yang mengabdikan diri di pedalaman Kalimantan Utara sudah lebih dari 10 tahun atau tepatnya 16 tahun. Beliau sangat membantu masyarakat di Desa Long Sule dan Long Pipa yang tanpa akses listrik, internet dan jalan," ujar Ari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dia menambahkan bahwa Bripka Rudi aktif menyediakan layanan internet dan listrik dari panel surya, serta menjadi pembina ekstrakurikuler Paskibra di sekolah-sekolah setempat. "Nggak banyak kan anggota yang mau bertahan di daerah pedalaman seperti ini, beliau itu sudah pengabdian 16 tahun di sini. Layak sekali beliau mendapatkan apresiasi dari Polri," tegas Ari.

Tantangan Geografis dan Solusi Kreatif

Desa Long Sule dan Long Pipa terletak di perbatasan Indonesia-Malaysia, dikelilingi pegunungan, dan hanya dapat dijangkau dengan pesawat perintis. Kondisi ini membuat akses jalan, listrik PLN, dan jaringan seluler hampir tidak ada. Bripka Rudi, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas sejak 2011, menghadapi tantangan besar namun tak menyerah.

Dia mengungkapkan, "Saya di sini sudah 15 tahun, dekat dengan masyarakat, tahu situasi, selalu mendampingi. Walaupun di sini banyak keterbatasan yang kami miliki." Untuk mengatasi masalah komunikasi, sejak 2016, Bripka Rudi mengeluarkan biaya pribadi sekitar Rp 60 juta untuk memasang jaringan internet satelit di kedua desa.

"Saya berinisiatif beli jaringan satelit, saya tarok di Desa Long Sule satu dan di Long Pipa satu, dengan catatan mereka membeli dengan harga yang murah. Pribadi saya. Saya pikir kalau nombok itu sudah menjadi risiko untuk saya bantu, ibaratnya sedekah sama masyarakat," jelasnya.

Dampak Positif bagi Pendidikan dan Keamanan

Selain infrastruktur, Bripka Rudi rutin mengunjungi sekolah setiap minggu untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan pelatihan baris-berbaris. Kehadirannya juga meningkatkan rasa aman warga, yang mengaku bersyukur meski hidup dalam isolasi.

Meski pemerintah kabupaten telah memulai pembangunan jalan, akses darat ke desa ini masih belum terwujud. Bripka Rudi berharap usahanya dapat menginspirasi dan mendapat apresiasi melalui Hoegeng Awards 2026, sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian polisi di daerah terpencil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga