Petugas Damkar Dibegal di Gambir, Motor dan HP Dibawa Kabur Pelaku
Petugas Damkar Dibegal di Gambir, Motor Dibawa Kabur

Petugas Damkar Dibegal di Gambir, Motor dan HP Dibawa Kabur Pelaku

Nasib malang menimpa seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (30) di Jakarta Pusat. Ia menjadi korban aksi begal yang kejam, di mana motornya dibawa kabur oleh gerombolan pelaku. Peristiwa ini terjadi di daerah Gambir, Jakarta Pusat, dan telah viral di media sosial, memicu keprihatinan publik.

Kronologi Kejadian yang Menghebohkan

Menurut keterangan dari Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Iptu Heri Moko, peristiwa ini berlangsung pada Kamis (2/4/2026). Korban, yang baru saja pulang dari rumah temannya, dipepet oleh beberapa orang pelaku. Mereka kemudian menendangnya hingga terjatuh, memukulinya dengan batu, dan akhirnya membawa kabur sepeda motor serta telepon genggam milik korban.

"Bahwa yang bersangkutan pada saat pulang dari rumah teman dan lewat TKP, korban dipepet oleh pelaku cs. Lalu pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku," jelas Iptu Heri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban Mengalami Luka-luka Serius

Akibat serangan brutal tersebut, Bimo Margo Hutomo mengalami sejumlah luka yang cukup parah. Ia dilarikan ke RS Tarakan untuk menjalani visum dan perawatan medis. Polisi melaporkan bahwa korban mengalami luka di kepala, lecet di wajah, dan pergelangan tangan.

"Korban mengalami luka di kepala, lecet dimuka dan pergelangan tangan. Dari keterangan pihak RS ada kemungkinan dirawat karena luka yang diderita, selanjutnya korban segera diberikan pengobatan dan perawatan oleh pihak RS," tambah Heri.

Video Viral dan Respons Polisi

Video yang beredar di media sosial menunjukkan momen mengerikan di mana korban dipepet dan dipukuli oleh para pelaku. Dalam rekaman itu, terlihat juga korban sempat berusaha melawan atau berduel dengan salah seorang pelaku sebelum akhirnya ditinggalkan dalam kondisi terluka.

Kasi Humas Polres Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi kejadian ini. "Benar (korban petugas damkar)," katanya saat dihubungi pada Selasa (7/4/2026). Setelah menerima laporan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu para pelaku.

"Korban sudah membuat LP (laporan polisi) di Polrestro Jakpus. Selanjutnya untuk pengantar visum diserahkan kepada penyidik Polres untuk kelengkapan Mindik (administrasi penyidikan)," tutur Heri. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dengan identitas pelaku yang sedang ditelusuri oleh petugas kepolisian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga