Polisi Temukan Dugaan Penyekapan Serupa Sebelum Kasus 3 Karyawan Mauprint
Polisi Temukan Dugaan Penyekapan Serupa Sebelum Kasus Mauprint

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan temuan baru dalam kasus penyekapan tiga karyawan Mauprint di Jakarta Pusat yang terjadi selama tiga pekan. Pihaknya mendapati dugaan peristiwa penyekapan serupa yang terjadi sebelum menimpa ketiga korban tersebut.

Temuan Peristiwa Serupa di Lokasi Sama

"Di lokasi tersebut juga pernah terjadi peristiwa hukum atau perbuatan yang sama. Namun terhadap informasi ini kami masih melakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti lainnya," ujar Iman kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026). "Sehingga apabila ditemukan dugaan tindak pidana lain yang sama terhadap korban yang berbeda, tentunya penyidik juga akan melakukan upaya penyidikan secara maksimal," imbuhnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E. P. Hutagalung mengaku masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada korban maupun tersangka. Sejauh ini diketahui bahwa peristiwa penyekapan serupa pernah terjadi dengan korban yang berbeda.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan dan Koordinasi dengan LPSK

"Apabila nanti ada kemungkinan ada korban lain, kami akan melakukan upaya penyidikan yang berbeda dengan penyidikan yang saat ini sedang dilakukan," jelas Reynold. Ia menjelaskan kepolisian juga mengimbau kepada korban penyekapan bos Mauprint untuk melapor melalui 110 agar rangkaian peristiwa yang dilakukan tujuh tersangka dapat diusut tuntas.

Reynold memastikan penyidik sudah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memfasilitasi korban. Selain itu, Bidang Psikologi SDM Polri juga telah melakukan pendampingan kepada korban. "Apabila ada pertanyaan bahwa masih ada perasaan traumatik dari para korban sepanjang 21 hari mengalami proses penekanan dan penyiksaan ini, sesuatu hal yang menjadi perhatian kami yang itu juga menjadi objek dari koordinasi kami dengan LPSK," ujarnya.

Penangkapan Tujuh Tersangka

Sebelumnya, polisi menangkap tujuh orang tersangka dalam kasus penyekapan tiga karyawan percetakan di Kalibaru, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/6/2026). Salah satu yang ditangkap adalah pemilik percetakan Mau Print bernama MML alias Martin (40).

"Dalam hal ini bahwasanya telah diamankan tujuh orang yang diduga pelaku dalam hal peristiwa penyekapan tersebut, yaitu MML (40), AI (41), S (48), AYL (29), NHJ (42). Kelima orang ini laki-laki. Dan dua lagi adalah perempuan, yaitu CML (37), dan II (36)," jelas Reynold.

Modus Penyekapan dan Penganiayaan

Penyidik menemukan bukti bahwa tersangka telah memeras ketiga korban dengan cara melakukan penyekapan dan beberapa kali penganiayaan hingga pemasungan. Bahkan, kaki korban dijerat dengan sling kabel baja agar tidak bisa pergi atau berpindah tempat. Kasus ini terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga