Polisi Tegaskan Video Penangkapan Taufik Penyekap Pacar di Bandung adalah Hoaks
Video Penangkapan Taufik Penyekap Pacar Hoaks

Polda Jawa Barat menegaskan bahwa video viral yang diklaim sebagai penangkapan Taufik Hidayat (TH), terduga pelaku penganiayaan dan penyekapan perempuan di Kabupaten Bandung, adalah hoaks. Hingga saat ini, aparat masih memburu terduga pelaku.

Video Penangkapan Palsu

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang pria berkemeja lengan panjang dan bercelana pendek diborgol oleh polisi berpakaian preman. Namun, setelah diperiksa, wajah pria dalam video tersebut tidak sama dengan foto Taufik Hidayat yang disebarluaskan oleh polisi. "Itu [video] hoaks, [terduga pelaku] masih dikejar, mohon doanya [segera ditangkap]," kata Hendra saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/6), dikutip dari detikJabar.

Polda Bentuk Tim Khusus

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan bahwa Polda Jabar telah membentuk tim khusus untuk memburu Taufik Hidayat. Tim ini melibatkan Direktorat Reserse Narkoba, Siber, Kriminal Khusus, dan Kriminal Umum. "Saya juga menginformasikan bahwa kita sudah menerbitkan daftar pencarian orang. Terkait ini kami akan mengharapkan bantuan dari masyarakat seluruhnya yang bila melihat informasi, mengetahui atau bertemu, segera untuk dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian Jawa Barat khususnya, Polda Jabar untuk dapat menginformasikan keberadaannya di mana," kata Rudi di RSHS Bandung, hari ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaku Dikejar Tanpa Ruang

Rudi menegaskan bahwa Polda Jabar tidak memberi ruang kepada pelaku kekerasan. "Polda Jabar tidak memberi ruang kepada pelaku kekerasan seperti ini. Kami akan mencari terus keberadaannya di mana dan mohon dukungan dari masyarakat. Ini harus kita ungkap dan kita proses sesuai hukum yang berlaku," sambungnya.

Korban Disekap Tiga Tahun

Seorang perempuan dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak lebih dari tiga tahun lalu. Korban diduga disekap oleh kekasihnya, TH, di sebuah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Selama penyekapan, korban diduga mengalami penganiayaan. Polda Jabar terus berupaya menangkap pelaku dan memproses kasus ini sesuai hukum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga