Doktif Serahkan Bukti Baru, Dorong Penyidikan Pencucian Uang Kasus Richard Lee
Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif, secara resmi mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa, 7 April 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk menyerahkan informasi tambahan yang dianggap krusial dalam pengembangan kasus yang menjerat dokter sekaligus influencer Richard Lee.
Permintaan Pengembangan Penyidikan ke Arah TPPU
Didampingi oleh kuasa hukumnya, Doktif dengan tegas meminta agar penyidik tidak hanya fokus pada kasus utama, tetapi juga mengembangkan penyidikan ke arah dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Langkah ini dinilai penting untuk mengungkap alur dana yang mungkin terlibat dalam aktivitas korporasi tersangka.
"Berdasarkan penelusuran mendalam yang kami lakukan, terdapat indikasi kuat bahwa ada pihak lain yang terlibat," ungkap Doktif dalam pernyataannya. Ia menekankan bahwa keterlibatan ini tidak hanya sekadar aksesori, tetapi mungkin bersifat aktif dan terstruktur.
Keterlibatan Orang Terdekat dan Lingkaran Keluarga Inti
Lebih lanjut, Doktif mengarahkan perhatian pada orang-orang yang berada di "Ring Satu" atau lingkaran keluarga inti Richard Lee. Menurutnya, individu-individu ini diduga berperan signifikan dalam memasarkan produk-produk yang bermasalah, yang telah merugikan banyak masyarakat.
- Dugaan keterlibatan aktif dalam aktivitas korporasi yang merugikan.
- Peran dalam distribusi dan pemasaran produk-produk terkait kasus.
- Potensi koneksi dengan alur keuangan yang mencurigakan.
Doktif juga menyampaikan kekecewaannya atas penolakan Richard Lee untuk diperiksa sebelumnya, dengan menyatakan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh ketakutan akan terbukanya fakta-fakta baru. Ia berharap dengan informasi tambahan ini, penyidik dapat mengambil langkah tegas untuk memeriksa semua pihak yang terlibat, termasuk orang terdekat tersangka, guna memastikan keadilan bagi korban.
Kasus ini terus menarik perhatian publik, mengingat profil Richard Lee sebagai figur publik yang berpengaruh. Dengan perkembangan terbaru ini, diharapkan proses hukum dapat berjalan transparan dan komprehensif, mengungkap seluruh jaringan yang mungkin terlibat dalam praktik-praktik ilegal tersebut.



