Jubir KPK Budi Prasetyo Dilaporkan ke Dewas dan Polda oleh Faizal Assegaf
Jubir KPK Dilaporkan ke Dewas dan Polda oleh Faizal Assegaf

Jubir KPK Dilaporkan ke Dewas dan Polda oleh Pengusaha Faizal Assegaf

Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, secara resmi melaporkan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Pelaporan ini terjadi pada Rabu, 15 April 2026, di gedung ACLC KPK, Jakarta. Faizal menuduh Budi telah menggiring opini yang tidak benar terkait dirinya dalam kasus yang sedang ditangani KPK.

Dasar Pelaporan ke Dewas KPK

Faizal Assegaf menyampaikan bahwa laporan tersebut ditujukan secara spesifik kepada Budi Prasetyo. "Kami datang ke Dewan Pengawas KPK untuk menyampaikan surat pengaduan resmi dan kami berharap Dewas yang dibentuk oleh dukungan partisipasi publik dalam rangka transparansi penegakan hukum lebih khusus pada KPK segera merespons laporan kami," ujarnya. Surat laporan telah diterima dengan cap KPK tertanggal 15 April 2026.

Dalam pernyataannya, Faizal juga menyinggung soal penyitaan barang oleh KPK. Ia menegaskan bahwa barang tersebut diserahkan secara sukarela, bukan disita. "Jadi tidak ada penyitaan. Kalau penyitaan itu apa dasarnya? Yang terjadi adalah partisipasi warga negara dalam rangka mendukung kejahatan apa? Gerakan anti korupsi menyerahkan barang dan itu tidak terkait dengan persoalan yang terjadi di internal Bea Cukai," jelas Faizal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanggapan Jubir KPK Budi Prasetyo

Dikonfirmasi terpisah, Budi Prasetyo memilih untuk tidak menanggapi laporan tersebut secara langsung. Ia menyerahkan sepenuhnya tindak lanjut kepada Dewas KPK. "Terkait pelaporan itu rasanya sudah tidak perlu kita tanggapin lagi, kita serahkan sepenuhnya kepada Dewan Pengawas KPK. Karena kami itu meyakini Dewas akan objektif melihat dan mencermati laporan aduan dari masyarakat," kata Budi di kantor KPK, Rabu (15/4).

Budi menegaskan bahwa KPK akan tetap fokus pada penanganan perkara kasus ini. Pada hari yang sama, KPK telah memanggil sejumlah saksi terkait. "Dalam setiap penanganan perkara yang KPK lakukan tentu tidak hanya bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku. Tapi juga bagaimana KPK kemudian bisa mengembalikan keuangan negara secara optimal atau asset recovery," ungkapnya.

Pelaporan Tambahan ke Polda Metro Jaya

Selain ke Dewas KPK, Faizal Assegaf juga melaporkan Budi Prasetyo ke Polda Metro Jaya. Laporan ini teregistrasi dengan nomor STTLP/B/2592/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Faizal menilai pernyataan Budi telah menggiring tuduhan bahwa dirinya terlibat dalam kasus importasi pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.

Faizal menjelaskan bahwa duduk perkaranya bermula ketika ia dimintai keterangan dan klarifikasi terkait kasus tersebut pada Selasa, 7 April 2026. Pemeriksaan berlangsung singkat, hanya 30 menit, dan ia mengklaim tidak ada keterlibatan dalam penerimaan barang terkait kasus Bea Cukai. "Tidak ada keterlibatan kawan-kawan yang menerima bantuan ini dalam kasus kejahatan Bea dan Cukai. Kemudian sebagai kritikus politik, sebagai aktivis, saya diminta pendapat. Terjadilah diskusi yang panjang," kata Faizal.

Pernyataan Budi Prasetyo Terkait Laporan ke Polda

Budi Prasetyo mengaku tidak masalah dengan pelaporan ke Polda Metro Jaya tersebut. Ia menyatakan bahwa hal itu merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Budi menegaskan bahwa seluruh proses penegakan hukum di KPK tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Sehingga, kami menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat termasuk terkait dengan progres penanganan perkara. Untuk apa? Agar masyarakat tidak hanya terinformasi terkait dengan perkembangan penanganan perkara di KPK. Tapi juga agar masyarakat juga bisa ikut memantau sekaligus mengawal bagaimana proses-proses yang dilakukan oleh KPK," jelas Budi. Ia menekankan bahwa KPK sebagai badan publik bertindak secara terbuka, transparan, dan akuntabel dalam pemberantasan korupsi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga