Polisi mengungkap bahwa aksi pelemparan botol diduga bom molotov di Koja, Jakarta Utara, yang menimpa seorang ibu yang tengah membonceng anaknya, ternyata merupakan aksi salah sasaran. Peristiwa ini dipicu oleh masalah asmara, tepatnya rasa cemburu dari pelaku utama.
Empat Pelaku Teridentifikasi, Satu Eksekutor
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi empat orang yang terlibat dalam pelemparan tersebut. Salah satu pelaku berinisial M berperan sebagai eksekutor yang melempar bom molotov. M diketahui memiliki mantan istri berinisial R. Pelaku tidak terima karena R memiliki kekasih baru berinisial U. Akibatnya, M menargetkan keluarga U sebagai sasaran kemarahannya.
"Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," kata Andry saat dihubungi pada Selasa (23/6).
Sasaran Awal Adalah Paman K, Ibu dan Anak Hampir Terkena
Saat kejadian, pelaku diduga menargetkan seorang pria berinisial K, yang merupakan paman dari kekasih baru mantan istri M. Namun, bom molotov yang dilempar meleset dan jatuh ke jalan, nyaris mengenai seorang ibu yang sedang membonceng anaknya yang melintas dengan sepeda motor.
"Jadi pelaku ini datang ke rumah K, dari jauh udah teriak-teriakan si pelaku atau M. Bom molotov (dilempar) ke K, tapi enggak kena, jatuh ke jalan, nah si ibunya lewat, yang naik motor," ucap Andry.
Beruntung, ibu dan anak tersebut tidak terkena lemparan molotov secara langsung. Andry memastikan keduanya selamat tanpa luka, meskipun kendaraan mereka mengalami kerusakan akibat percikan api.
Polisi Masih Buru Pelaku dan Dalami Motif
Saat ini, Polsek Koja masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi pelemparan bom molotov tersebut. Pihak kepolisian juga tengah mengejar para pelaku yang telah melarikan diri. Andry menjelaskan bahwa meskipun hanya satu orang yang melempar, pelaku datang bersama tiga orang rekannya.
"(Pelaku) yang lempar (molotov) satu, tapi pada saat datang itu dia bersama kawannya sekitar tiga orang, yang melakukan pelemparan cuma satu," ucap dia.
Kronologi Kejadian Versi Polda Metro Jaya
Sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Aksi ini terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa korban seorang perempuan yang sedang melintas menuju pasar terkena dampak pelemparan hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar.
"Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar," kata Budi kepada wartawan pada Selasa (23/6).
Polsek Koja telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa pecahan botol yang diduga bom molotov.



