Penemuan jalur narkoba canggih antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko menggemparkan publik. Jalur tersebut berada di bawah tanah, berupa terowongan yang membentang dari Tijuana, Meksiko, hingga ke sebuah toko retail di California, AS.
Detail Terowongan Canggih
Menurut laporan AFP pada Rabu (3/6/2026), otoritas AS menemukan terowongan bawah tanah yang sangat canggih. Terowongan ini memiliki panjang sekitar 590 meter, tinggi lorong 1,4 meter, dan berada di kedalaman 16,8 meter dari permukaan tanah. Terowongan dilengkapi dengan dinding yang diperkuat, sistem rel dan ventilasi, pasokan listrik, serta akses lift hidrolik.
Video yang dirilis Departemen Kehakiman AS menunjukkan tangga beton yang kokoh menuju terowongan, yang dipahat dari batu dengan lantai beton. Kokain yang diselundupkan melalui terowongan ini diperkirakan bernilai lebih dari USD 45 juta atau setara Rp807,1 miliar.
Penggerebekan dan Penangkapan
Penyidik narkoba federal dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) telah memantau pergerakan di sekitar toko retail bernama 'Buy 4 Less' di sisi perbatasan AS selama berbulan-bulan. Saat penggerebekan, mereka menemukan kokain seberat lebih dari 1.000 kilogram yang diyakini telah diangkut melalui terowongan dan dimuat ke dalam truk.
Kepala agen patroli Otoritas Patroli Perbatasan AS sektor San Diego, Justin De La Torre, menyatakan, "Organisasi kriminal terus mencari cara mengeksploitasi perbatasan kita, tetapi mereka meremehkan tekad para pria dan wanita yang melindunginya. Temuan ini adalah bukti kemitraan kuat dan komitmen penegak hukum di kedua sisi perbatasan."
Empat orang telah didakwa terkait impor narkoba ini, dua dari San Diego dan dua dari Meksiko. Departemen Kehakiman AS mencatat bahwa sejak 1993, sebanyak 99 terowongan bawah tanah telah ditemukan di distrik selatan California, dengan 28 di antaranya dianggap mutakhir. Terakhir kali terowongan operasional ditemukan di area tersebut adalah pada tahun 2022.



