Sindikat Copet Beraksi di PRJ Kemayoran, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sindikat Copet Beraksi di PRJ Kemayoran, Polisi Selidiki

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah video yang memperlihatkan aksi komplotan pencopet di Pekan Raya Jakarta (PRJ) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @jakarta24jam.id, tampak seorang wanita tengah asyik melihat-lihat barang di sebuah stan. Beberapa pelaku yang diduga satu komplotan kemudian mendekati korban dan mengambil handphone miliknya.

"Seorang wanita jadi korban pencopetan di PRJ, pelaku beraksi secara berkelompok di tengah keramaian," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Pusat. "Sudah, korban membuat LP (laporan polisi) di Polres Jakpus," kata Agung saat dikonfirmasi, Senin (15/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Polisi Lakukan Digital Forensik dan Face Recording

Saat ini, polisi tengah melakukan proses digital forensik untuk melacak keberadaan handphone korban. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan face recording untuk mengidentifikasi para pelaku.

"(Kita lakukan) face recording (FR) kemiripan wajah diduga pelaku dari CCTV JIExpo. Kita upayakan ungkap diduga pelakunya yang terekam di CCTV nya," ucap Agung.

Agung mengimbau para pengunjung PRJ untuk tetap waspada terhadap aksi pencopetan yang kerap terjadi di keramaian. Ia juga meminta agar korban segera melapor ke pihak berwajib jika mengalami kejadian serupa.

PRJ atau Jakarta Fair 2026 yang dibuka sejak 11 Juni lalu menjadi salah satu destinasi liburan keluarga. Namun, pengunjung diharapkan tetap menjaga barang bawaan masing-masing.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga