Bocah SD Depok Tangis Sepeda Lebaran Digondol Pencuri di Cilodong
Bocah SD Depok Tangis Sepeda Lebaran Digondol Pencuri

Bocah SD Depok Tangis Sepeda Lebaran Digondol Pencuri di Cilodong

Kasus pencurian sepeda yang menimpa seorang bocah kelas 2 SD di wilayah Cilodong, Depok, telah menyita perhatian publik setelah viral di media sosial. Kejadian nahas ini terjadi di Perumahan Taman Manggis Indah, Cilodong, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Modus Pencuri yang Licik

Menurut keterangan kakek korban, Pitoyo, cucunya yang berinisial N baru pulang sekolah dan hendak bermain sepeda mengelilingi kompleks perumahan. Tanpa disadari, bocah itu telah menjadi sasaran pencuri. "Cucu saya kelas 2 SD, awalnya ditepuk pundaknya oleh pencurinya," ujar Pitoyo kepada awak media pada Rabu, 1 April 2026.

Dari rekaman CCTV, terlihat korban seakan mengikuti semua keinginan tersangka untuk memutar jalan hingga keluar wilayah perumahan. Saat itulah, pencuri membawa kabur sepeda dan meninggalkan korban dalam keadaan menangis. Warga yang melihat langsung menolong dan mengantar bocah itu ke tempat ibunya mengajar di sekolah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sepeda Berharga dari Uang Lebaran

Pitoyo mengungkapkan bahwa sepeda tersebut memiliki nilai sentimental tinggi bagi keluarga. "Padahal sepeda itu dibeli dari hasil salam tempel lebaran dan sisa uang donasi ibu-ibu saat cucu menjalani perawatan di rumah sakit usus buntu," sambungnya. Sepeda yang hilang adalah jenis sepeda gunung dengan ukuran 24 inch.

Korban, N, mengaku pencuri menghampirinya untuk mengajak bermain sepeda. "Dia enggak bilang sama sekali, sepedanya langsung dinaiki," jelas dia. N sempat menolak saat pencuri meminta sepeda dengan alasan ingin membonceng, tetapi tersangka membujuk dengan mengatakan ayah korban tidak melihat.

Tersangka kemudian meminta korban mengecek toko dan sepeda motor di seberang jalan. Meski mengelak, korban akhirnya menuruti permintaan setelah diyakinkan bahwa pelaku bukan penculik. "Dia bilang, saya bukan penculik dan tidak kabur," kata N. Namun, tersangka justru kabur membawa sepeda saat korban berada agak jauh, meninggalkan bocah itu menangis meratapi kehilangan.

Polisi Buru Pelaku Berdasarkan CCTV

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan kejadian pencurian sepeda ini. Polres Metro Depok melalui Polsek Sukmajaya telah mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari orang tua korban. "Orang tua korban sudah membuat laporan di Polsek," kata Made.

Made menambahkan bahwa polisi sedang mencari keberadaan tersangka berdasarkan saksi dan rekaman CCTV yang merekam kejadian di sekitar lokasi. "Masih kami selidiki, nanti perkembangan selanjutnya akan kami informasikan kembali," tutupnya. Upaya penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kasus yang telah menyentuh hati banyak netizen ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga