Residivis Bobol Rumah di Cempaka Putih, Laptop hingga Topi New Era Raib
Residivis Bobol Rumah di Jakpus, Laptop hingga Topi Raib

Residivis Bobol Rumah di Cempaka Putih, Laptop hingga Topi New Era Raib

Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Jakarta Pusat, tepatnya di kawasan Cempaka Putih. Sebuah rumah milik warga menjadi sasaran pelaku yang diduga merupakan seorang residivis atau pelaku kejahatan berulang. Kejadian ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat setempat.

Modus Masuk Lewat Jendela dan Pakai Helm Saat Beraksi

Berdasarkan video yang beredar, pelaku terlihat mengenakan baju putih dan celana pendek. Ia masuk ke dalam rumah korban dengan cara membobol masuk melalui jendela. Uniknya, pelaku sempat pergi sejenak untuk mengambil helm dan memakainya selama aksi berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku telah mempersiapkan aksinya dengan cukup matang.

Setelah berhasil mengambil barang-barang berharga, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian dengan membawa sebuah tas ransel yang diduga berisi barang curian. Dari narasi video, disebutkan bahwa pelaku sering beraksi dan memiliki catatan kejahatan sebelumnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Barang-barang yang Hilang dan Kronologi Kejadian

Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026. Rumah dalam keadaan kosong saat kejadian, dan dua orang tidak dikenal datang ke lokasi. Salah satu dari mereka masuk ke dalam rumah dengan cara membobol gembok pagar, seperti terlihat dalam rekaman CCTV.

Korban melaporkan kehilangan sejumlah barang berharga, antara lain:

  • Laptop merek HP
  • Kamera digital Kitbeez KF-4
  • Kacamata HSF
  • 4 topi New Era warna putih
  • Tas Adidas
  • HP iPhone X warna hitam
  • HP iPhone 6 warna silver

Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cempaka Putih untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Total kerugian material masih dalam proses penghitungan, namun diperkirakan mencapai nilai yang cukup signifikan mengingat barang-barang yang dicuri termasuk perangkat elektronik mahal.

Penyelidikan Polisi Masih Berlangsung

Kompol Pengky Sukmawan menegaskan bahwa pelaku masih dalam penyelidikan. Tim kepolisian sedang mengumpulkan bukti-bukti dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga berkoordinasi dengan warga setempat untuk mendapatkan informasi tambahan yang dapat membantu mengungkap identitas pelaku.

Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan rumah mereka, terutama saat ditinggalkan dalam keadaan kosong. Pemasangan sistem keamanan tambahan seperti CCTV dan alarm dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif terhadap aksi kejahatan serupa di masa depan.

Insiden ini mengingatkan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Polisi berjanji akan terus melakukan upaya maksimal untuk menangkap pelaku dan mengembalikan barang-barang yang dicuri kepada pemiliknya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga