KOMPAS.com - Jonatan Christie dan pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tetap mengantongi bonus besar meskipun gagal menjuarai turnamen Polytron Indonesia Open 2026. Final turnamen bergengsi level Super 1000 BWF World Tour ini berlangsung di Istora Senayan pada Minggu, 7 Juni 2026.
Hasil Final yang Mengecewakan
Indonesia sebagai tuan rumah sebenarnya berhasil mengirim dua wakil ke partai final, yaitu Jonatan Christie di sektor tunggal putra dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di sektor ganda putra. Namun, kedua wakil tersebut gagal membawa pulang gelar juara.
Jonatan Christie menjadi yang pertama harus merasakan kekecewaan. Di luar dugaan, ia harus mengakui keunggulan pemain muda asal Kanada, Victor Lai, dalam pertandingan final yang berlangsung sengit.
Bonus Tetap Mengalir
Meski gagal menjadi juara, Jonatan Christie dan Raymond/Nikolaus tetap mendapatkan bonus yang cukup besar. Bonus ini diberikan oleh pihak penyelenggara dan sponsor sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka hingga babak final.
Jonatan Christie sendiri mengaku tetap bersyukur meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia berjanji akan berlatih lebih keras untuk turnamen-turnamen selanjutnya.
Sementara itu, Raymond dan Nikolaus juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan penonton yang memadati Istora Senayan. Mereka bertekad untuk bangkit dan meraih hasil lebih baik di masa depan.



