DPR Minta Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap Sebagai Pelajaran Wajib
DPR: Bahasa Prancis Terapkan Bertahap

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menilai bahwa jika pemerintah ingin menerapkan bahasa Prancis sebagai salah satu mata pelajaran wajib di sekolah, sebaiknya dilakukan secara bertahap. Menurut Lalu, langkah ini perlu diambil jika sekolah dan pemerintah belum siap secara menyeluruh untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Penerapan Bertahap untuk Persiapan Optimal

Lalu menegaskan bahwa penerapan bertahap dapat menjadi solusi yang tepat. Ia menyarankan agar bahasa Prancis diperkenalkan sebagai mata pelajaran pilihan atau program khusus di sekolah-sekolah tertentu terlebih dahulu. Hal ini disampaikannya kepada wartawan pada Sabtu (31/5/2026).

Perlu Penjelasan Terkait Rencana Pemerintah

Menurut Lalu, pihaknya perlu meminta penjelasan lebih lanjut mengenai rencana ini. Pasalnya, sebelumnya juga pernah ada wacana pemerintah untuk memasukkan bahasa Portugis sebagai mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, DPR ingin memastikan bahwa setiap keputusan diambil dengan pertimbangan yang matang dan kesiapan yang memadai.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lalu menambahkan, "Menurut kami, jika kesiapan belum menyeluruh, maka penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap, sebagai mata pelajaran pilihan, atau program khusus di sekolah tertentu."

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga