Sukses Tak Harus Sekolah Tinggi: Tren Baru yang Kontroversial
Sukses Tak Harus Sekolah Tinggi: Tren Kontroversial

Fenomena Sukses Tanpa Sekolah Tinggi

Anggapan bahwa "sukses tidak harus sekolah tinggi" kembali menjadi tren dan memicu perdebatan hangat di kalangan netizen. Banyak yang menilai investasi pendidikan saat ini tidak lagi sebanding dengan serapan tenaga kerja dan upah yang didapatkan setelah lulus.

Pamer Kekayaan Tanpa Ijazah Tinggi

Di media sosial, orang mulai memamerkan kekayaan yang didapat dari hasil sekolah. "Hai, orang cerdas, kamu sudah punya apa dibanding aku yang lulusan SMA? Aku tinggal di desa. Kalau otak okelah, kalian punya. Kalau harta?" tulis salah satu akun @ini******* di Threads.

Perdebatan di Kalangan Netizen

Pernyataan tersebut memicu reaksi beragam. Sebagian netizen setuju bahwa pendidikan formal bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan, sementara yang lain menekankan pentingnya pendidikan tinggi untuk masa depan yang lebih stabil. Fenomena ini mencerminkan keresahan terhadap sistem pendidikan dan lapangan kerja di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram