BRIN Kukuhkan Lima Profesor Riset untuk Perkuat Inovasi Nasional
BRIN Kukuhkan Lima Profesor Riset untuk Inovasi Nasional

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi mengukuhkan lima Peneliti Ahli Utama menjadi Profesor Riset dalam Sidang Terbuka Orasi Ilmiah Profesor Riset yang digelar pada Rabu (24/6/2026) di Gedung BJ Habibie, Jakarta. Pengukuhan ini menandai pengakuan atas kepakaran dan kontribusi kelima peneliti di bidangnya masing-masing.

Lima Profesor Riset Baru BRIN

Kelima peneliti yang dikukuhkan meliputi Prof. Muhammad Mansur dengan kepakaran Ekologi dan Evolusi, Prof. Enny Widyati dengan kepakaran Ekologi Mikrobiom dan Ekologi Restorasi, Prof. I Gusti Komang Dana Arsana dengan kepakaran Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Prof. Andri Frediansyah dengan kepakaran Mikrobiologi Bahan Alam dan Pangan Fungsional, serta Prof. Cecep Hidayat dengan kepakaran Rekayasa Pangan dan Nutrisi Unggas. Masing-masing profesor riset ini telah melalui proses evaluasi ketat atas rekam jejak riset dan publikasi ilmiah mereka.

Memperkuat SDM Iptek Nasional

Menurut BRIN, pengukuhan ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) iptek nasional. Selain itu, langkah ini menunjukkan kontribusi nyata riset dalam menjawab isu-isu strategis seperti lingkungan, pangan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan. Wakil Kepala BRIN, Prof. Amarulla Octavian, menegaskan pentingnya peran profesor riset sebagai jembatan penghubung antara hasil penelitian dan kebutuhan masyarakat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peran Profesor Riset sebagai Penghubung

Dalam sambutannya, Prof. Amarulla Octavian menyatakan, "Profesor riset mempunyai peran penting sebagai jembatan penghubung hasil penelitian agar tidak berhenti sebatas berbentuk publikasi ilmiah, melainkan bisa dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen BRIN untuk mendorong hilirisasi riset dan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kontribusi Riset untuk Pembangunan

Pengukuhan ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan hasil riset di berbagai sektor. Dengan latar belakang kepakaran yang beragam, kelima profesor riset baru ini akan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan tantangan nasional. BRIN terus berupaya meningkatkan kualitas riset dan inovasi di Indonesia melalui penguatan SDM iptek yang unggul.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga