Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia telah berhasil mengidentifikasi spesies terong berduri yang sebelumnya tidak dikenal, yang berasal dari pulau Kalimantan. Penemuan ini menambah daftar panjang kekayaan dan keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia.
Publikasi Ilmiah
Spesies baru ini telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bernama Taprobanica pada tahun 2026. Publikasi ini menjadi bukti kontribusi Indonesia dalam dunia ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang botani.
Nama Spesies
Spesies tersebut diberi nama ilmiah Solanum kalimantanense T. Djarwaningsih, E.L Agustiani dan M.R. Hariri. Pemberian nama ini merupakan bentuk penghormatan kepada para ilmuwan dan peneliti yang terlibat dalam proses penemuan dan identifikasi spesies baru ini.
Penemuan ini diumumkan melalui laporan dari Antara pada Kamis, 28 Mei 2026, yang kemudian dikutip oleh Kompas.com. Dengan adanya spesies baru ini, diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan yang dikenal memiliki flora yang unik dan beragam.



