Viral Kali Gendong Penuh Sampah, DLH DKI Ungkap Kendala Penanganan
Kali Gendong Penuh Sampah, DLH DKI Ungkap Kendala

Kali Gendong Dipenuhi Sampah, DLH DKI Ungkap Kendala Penanganan

Tumpukan sampah memenuhi Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengungkap sejumlah tantangan yang dihadapi petugas dalam menangani sampah di lokasi tersebut.

Melalui unggahan akun Instagram UPS Badan Air DLH DKI Jakarta, Selasa (23/6/2026), petugas disebut terus melakukan penanganan sampah di Kali Gendong bersama Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara dan PPSU Kelurahan Penjaringan.

"Di tengah padatnya permukiman warga di Kali Gendong Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, petugas UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Sudin SDA Jakarta Utara dan PPSU Kelurahan Penjaringan terus melakukan tindak lanjut penanganan sampah yang menyumbat aliran kali," tulis akun tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kendala Penanganan: Akses Sempit hingga Volume Sampah Tinggi

DLH menjelaskan, tumpukan sampah yang menutupi permukaan air membuat aliran Kali Gendong terganggu sehingga memerlukan penanganan rutin setiap hari. Namun, sampah yang telah diangkat petugas kerap kembali menumpuk.

"Bahkan, di beberapa titik, sampah yang telah diangkat hari ini sering kali kembali datang keesokan harinya terbawa aliran atau dibuang secara sembarangan," tulisnya.

Menurut DLH, petugas di lapangan juga menghadapi berbagai kendala dalam proses pengangkutan sampah. Mulai dari akses yang sempit, jarak angkut yang cukup jauh, hingga volume sampah yang terus berdatangan.

Meski demikian, petugas, katanya, tetap bekerja setiap hari untuk menjaga aliran kali tetap berfungsi dan lingkungan sekitar tetap bersih.

Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci

DLH menegaskan upaya menjaga kebersihan kali tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci agar persoalan sampah tidak terus berulang.

"Namun menjaga kali tetap bersih tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, kali, maupun saluran air," tulis DLH.

Sebelumnya, video kondisi Kali Gendong yang dipenuhi sampah viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sampah menumpuk di sekitar jembatan dan permukaan kali. Sejumlah warga juga tampak membuang kantong sampah ke aliran kali saat melintas.

DLH berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Menurut mereka, mencegah sampah dari sumbernya akan lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan pembersihan yang dilakukan petugas setiap hari.

"Karena kali yang bersih bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan lingkungan dan generasi berikutnya," imbauan DLH.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga