12 Jam Kebakaran Pabrik Sandal di Cipondoh Tangerang Belum Padam
Kebakaran Pabrik Sandal Cipondoh 12 Jam Belum Padam

Kebakaran pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, hingga Senin (22/6/2026) siang belum juga padam. Api telah berkobar selama 12 jam sejak pertama kali dilaporkan.

Asap Hitam Tebal Masih Membumbung

Pantauan CNNIndonesia di lokasi menunjukkan asap hitam tebal masih membumbung tinggi dan menyelimuti area perumahan warga di sekitar pabrik. Titik terparah kebakaran berada di area belakang pabrik yang berbatasan langsung dengan pemukiman penduduk.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa area yang terbakar meliputi bahan baku padat sejenis karet, sandal jadi, dan aneka cairan kimia penunjang produksi. "Proses penyemprotan masih terus berlangsung oleh para petugas, terutama di area belakang pabrik yang menjadi titik terparah kebakaran," ujar Mahdiar, Senin (22/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fokus Pendinginan dan Antisipasi Perambatan

BPBD saat ini fokus pada pendinginan total di area tumpukan material yang terbakar untuk mencegah api kembali menyala. "Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada perambatan api, mengingat lokasi tersebut sangat berdekatan dengan rumah-rumah penduduk. Alhamdulillah, sampai saat ini pemukiman warga aman terkendali," jelas Mahdiar.

Sebanyak 95 personel dan 19 mobil pemadam kebakaran Kota Tangerang diterjunkan untuk memadamkan api. Hingga saat ini belum ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Penyebab dan Kerugian Masih Diselidiki

Mahdiar menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran dan total kerugian materiil masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. "Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi agar tidak menghambat proses kerja petugas di lapangan," kata Mahdiar.

Imbauan dan Posko Pengungsian

Sementara itu, Lurah Tanah Tinggi, Dewi Ratna Wati, menyatakan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mengimbau warga untuk menggunakan masker guna mengantisipasi gangguan pernapasan akibat asap. "Kita sudah antisipasi dengan membuka posko pengungsian untuk para warga. Kita juga telah memberikan masker kepada warga terkait pernapasan," kata Dewi.

Dewi menambahkan bahwa pihaknya tengah mendata warga yang terdampak akibat kebakaran pabrik sandal tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga