Polisi terus mengusut kasus dugaan penipuan yang dilakukan Hanania Travel hingga ratusan jemaah gagal berangkat umrah ke Tanah Suci. Dalam pengembangan kasus ini, Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah influencer sebagai saksi. Salah satunya adalah Keanu Angelo yang diperiksa pada Senin, 8 Juni 2026.
Keanu Angelo Bawa Bukti Rekening Koran
Keanu Angelo diperiksa selama enam jam dengan 28 pertanyaan dari penyidik. Ia mengaku tidak menerima uang dari Hanania Group, melainkan kerja sama barter. Untuk membuktikannya, ia membawa rekening koran periode keberangkatannya dua tahun lalu serta satu bulan sebelum dan sesudahnya.
"Aku jelasin di dalam bahwa aku dalam kerja sama sama Hanania itu aku enggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter," ujar Keanu di Mapolda Metro Jaya.
Keanu Kaget dengan Penipuan Hanania Travel
Keanu mengaku kaget dan syok mengetahui Hanania Travel melakukan penipuan. Ia menceritakan bahwa setelah keberangkatannya, Hanania Travel sering mengadakan reuni akbar yang dihadiri ribuan jemaah. Hal itu membuatnya percaya bahwa perusahaan tersebut masih terpercaya.
"Kaget, kaget, kaget, aku sedih, aku syok. Karena kan setelah aku berangkat itu, kan ada selang 2 tahun. Aku tuh suka diundang ke ini, dia ada reuni akbar. Jadi orang yang berangkat sama dia tuh dia ada reuni, untuk menjaga silaturahmi," tuturnya.
Keanu Prihatin dan Dukung Polisi
Keanu menyampaikan rasa prihatinnya kepada para korban yang gagal berangkat. Ia berharap hak-hak mereka bisa kembali. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya polisi mengusut tuntas kasus ini dan akan bersikap kooperatif.
"Saya hari ini mau mengucapkan saya turut prihatin terhadap jemaah yang gagal berangkat. Saya turut prihatin yang menjadi korban atas apa yang terjadi. Saya berharap agar jemaah sekalian bisa mendapatkan haknya kembali," katanya.
Empat Influencer Tidak Hadir Pemeriksaan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa empat influencer tidak hadir dalam pemeriksaan. Sara Gibson, Audrey Jesselyn, dan Dara Arafah dijadwalkan ulang pada 12 Juni 2026. Sementara itu, Awkarin atau Karin Novilda tidak hadir tanpa keterangan.
"Adapun influencer lain yang dijadwalkan pada hari yang sama, yaitu Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), dan Dara Arafah (DA), belum hadir dan dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan pada 12 Juni 2026," ujar Kombes Budi.
70 Saksi Telah Diperiksa
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa hingga Selasa, 9 Juni 2026, sebanyak 70 saksi telah diperiksa, termasuk korban dan pihak terkait promosi. Posko pengaduan telah menerima 687 laporan dari korban.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 70 orang saksi, baik itu korban maupun pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan promosi dan pelaksanaan perjalanan umrah yang kemarin tidak jadi berangkat beberapa jemaah," jelasnya.
Bos Hanania Travel Ditetapkan sebagai Tersangka
Polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan atau ASF, sebagai tersangka pada 29 Mei 2026. Ia ditahan di Rutan Ditahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. Ia dijerat dengan pasal penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang dengan total kerugian mencapai Rp 12,14 miliar.



