Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Laporan Penyelewengan di BGN
Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Laporan Penyelewengan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya telah memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) setelah menerima laporan adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN). Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam acara Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh BGN di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).

Laporan dan Tindak Lanjut

“Jadi, memang sudah beberapa saat saya mendapat laporan. Ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi-indikasi penyelewengan-penyelewengan dari pimpinan,” kata Prabowo, seperti dikutip dari Antara. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan tersebut, dirinya segera memanggil sejumlah pejabat terkait untuk meminta penjelasan dan penelusuran lebih lanjut.

Pemanggilan Pejabat Terkait

Pejabat yang dipanggil antara lain Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Presiden juga menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk penyelewengan dalam program-program pemerintah. Ia tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Konsolidasi Nasional Program MBG sendiri bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program serta menyusun strategi ke depan agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan makanan bergizi gratis kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan ibu hamil, guna meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat.

Dengan pemanggilan BPKP dan PPATK, diharapkan setiap indikasi penyelewengan dapat segera ditindaklanjuti dan tidak mengganggu kelancaran program yang telah berjalan. Masyarakat pun diharapkan dapat terus mendukung program ini demi terciptanya generasi yang sehat dan cerdas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga