Menkum RI di Forum Hukum Rusia: Bahas Posbankum Desa dan Ekstradisi Narapidana
Menkum RI di Forum Hukum Rusia: Posbankum dan Ekstradisi

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, melakukan kunjungan kerja ke Rusia untuk menghadiri 14th St. Petersburg International Legal Forum (ILF) yang berlangsung mulai 24 Juni 2026. Partisipasi Indonesia dalam forum ini merupakan yang kedua kalinya, mencerminkan eratnya hubungan dan kerja sama hukum antara Indonesia dan Rusia yang terus berkembang.

Posbankum Desa: Akses Keadilan Berbasis Masyarakat

Dalam sesi Open Meeting of Justice Ministers, Supratman memaparkan upaya memperluas akses terhadap keadilan melalui pendekatan people-centered justice. Salah satu inisiatif utama adalah Pos Bantuan Hukum Desa (Posbankum Desa) yang hadir di seluruh desa di Indonesia. Layanan ini mencakup informasi hukum, konsultasi, mediasi, advokasi, serta rujukan kepada advokat jika kasus berlanjut.

"Program ini merupakan bagian dari asta cita Presiden Prabowo Subianto, yakni modernisasi sistem hukum tidak hanya tentang memanfaatkan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana layanan hukum dapat hadir lebih dekat, lebih mudah diakses, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujar Supratman dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pertemuan Bilateral: Ekstradisi dan Arbitrase BRICS

Di sela forum, Supratman mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Kehakiman Rusia, Konstantin Chuychenko, pada 25 Juni 2026. Pembahasan mencakup pemindahan narapidana atau Transfer of Sentence Persons (TSP) serta arbitrase internasional BRICS. Pertemuan ini diharapkan memperkuat kerja sama hukum bilateral, khususnya dalam hal ekstradisi dan penanganan kasus lintas negara.

Penguatan Kerja Sama dengan Jaksa Agung Rusia

Sebelumnya, Supratman juga bertemu dengan Jaksa Agung Federasi Rusia, Aleksandr Gutsan, untuk memperkuat kerja sama hukum. Kerja sama ini meliputi pertukaran informasi dan praktik terbaik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta penyelenggaraan kegiatan ilmiah dan profesional. Selain itu, kedua pihak sepakat meningkatkan akses terhadap data dan informasi hukum guna mendukung kualitas pelayanan publik.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat diplomasi hukum dan memperluas kerja sama internasional. Langkah ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Federasi Rusia.

Delegasi Indonesia

Dalam kunjungan ini, Supratman didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta, Wakil Duta Besar untuk Rusia Hartyo Harkomoloyo, dan Kepala Badan Strategi Kebijakan Andry Indrady. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan Indonesia dalam menjalin kerja sama hukum yang lebih erat dengan Rusia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga