Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyatakan bahwa pemerintah saat ini sedang mengupayakan desain besar pemenuhan guru nasional yang terintegrasi. Hal ini disampaikan Fajar saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Nasional XVII Asosiasi LPTK Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (ALPTK PTMA) dan The 12th Progressive and Fun Education (ProfunEdu) International Conference di Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).
Skema Pemenuhan Guru Nasional
Fajar menjelaskan bahwa skema yang disiapkan mencakup seluruh tahapan, mulai dari pendidikan calon guru, Pendidikan Profesi Guru (PPG), sertifikasi, pengembangan kompetensi, hingga perencanaan kebutuhan guru nasional. "Mendikdasmen Abdul Mu'ti telah menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk menyiapkan desain besar pemenuhan guru nasional, termasuk penataan tata kelola guru. Kami melihat dukungan kuat dari kementerian dan lembaga terkait persoalan guru ini," jelas Fajar, dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (26/6/2026).
Dukungan Lintas Kementerian
Menurut Fajar, keberhasilan desain besar ini membutuhkan kolaborasi erat antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan kementerian dan lembaga lain. Ia menekankan bahwa persoalan guru bukan hanya tanggung jawab satu kementerian, melainkan memerlukan sinergi lintas sektor. "Dukungan dari berbagai pihak sangat kami rasakan, dan ini menjadi modal penting untuk mewujudkan tata kelola guru yang lebih baik," tambahnya.
Rapat Kerja Nasional ALPTK PTMA
Acara yang digelar di Bandar Lampung ini dihadiri oleh para pimpinan LPTK Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dari seluruh Indonesia. Rapat kerja tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pendidikan guru, termasuk implementasi kurikulum dan peningkatan kualitas lulusan. Fajar berharap desain besar pemenuhan guru nasional dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan Indonesia.



