Kapal Tanker Korea Selatan Melintasi Selat Hormuz
Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun mengonfirmasi pada Rabu (20/5/2026) bahwa sebuah kapal tanker minyak berbendera Korea Selatan saat ini sedang melintasi Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan anggota parlemen di Majelis Nasional di Seoul. Situs pelacakan MarineTraffic menunjukkan kapal tanker Universal Win berada di sisi timur Selat Hormuz, dekat pintu masuk Teluk Oman, menuju Ulsan setelah berangkat dari Mina Al Ahmadi, Kuwait.
NATO Pertimbangkan Peran di Selat Hormuz
Panglima Tertinggi Sekutu NATO untuk Eropa, Jenderal AS Alexus Grynkewich, mengakui bahwa ia sedang mempertimbangkan bagaimana aliansi tersebut dapat berkontribusi di Selat Hormuz. Namun, ia menekankan bahwa belum ada perencanaan formal hingga keputusan politik diambil. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengkritik sekutu Eropa atas tanggapan mereka terhadap konflik dengan Iran yang menyebabkan penutupan Selat Hormuz.
Penusukan di Shanghai, Jepang Minta Jaminan Keselamatan
Pemerintah Jepang meminta China menjamin keselamatan warga Jepang setelah insiden penusukan di sebuah restoran di Shanghai yang melukai dua warga Jepang. Ketegangan diplomatik meningkat akibat komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang kemungkinan intervensi militer jika Beijing menyerang Taiwan. Kepolisian distrik Pudong melaporkan seorang pria melukai orang dengan pisau buah di restoran tersebut.
Xi Jinping dan Putin Saling Puji Hubungan Strategis
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin saling memuji kemajuan hubungan strategis mereka saat bertemu di Beijing. Xi menekankan pentingnya fokus pada strategi jangka panjang dan mendorong sistem tata kelola global yang lebih adil. Putin menyambut baik penguatan saling percaya politik dan kerja sama strategis antara kedua negara.
Pentagon Kurangi Brigade Tempur di Eropa
Departemen Pertahanan AS mengumumkan pengurangan jumlah Brigade Combat Team (BCT) di Eropa dari empat menjadi tiga, setara dengan jumlah penempatan tahun 2021. Satu BCT terdiri dari 4.000 hingga 4.700 personel. Pengurangan ini menyebabkan penundaan sementara pengerahan tentara AS ke Polandia, seiring Washington mendorong Eropa untuk lebih mandiri dalam pertahanan.



