Kepala Bakom Sebut Prabowo dan Megawati Punya Sejarah Hubungan Panjang
Prabowo-Megawati: Sejarah Hubungan Panjang

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menilai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri pada peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan manifestasi dari tema perayaan tahun ini. Menurutnya, hubungan keduanya telah terjalin lama dan penuh dinamika.

Manifestasi Tema Pancasila

Qodari menjelaskan bahwa momen akrab antara Prabowo dan Megawati mencerminkan tema Hari Lahir Pancasila ke-81, yaitu 'Pancasila pemersatu bangsa dan pondasi perdamaian dunia'. Ia menekankan bahwa keduanya memiliki sejarah hubungan yang panjang.

“Merupakan manifestasi dari tema Harlah Pancasila 2026. Selain itu, Presiden Prabowo dan Bu Mega memiliki sejarah hubungan yang panjang,” kata Qodari kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dinamika Politik yang Sehat

Menurut Qodari, dinamika hubungan politik antara Prabowo dan Megawati selama ini menunjukkan bahwa perbedaan pilihan maupun kompetisi tidak menghalangi komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Keduanya pernah bersama dan berkompetisi, namun tetap satu dalam menjaga Pancasila serta persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ada kalanya bersama dan berkompetisi namun tetap satu dalam menjaga Pancasila serta persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Tidak Ada Agenda Khusus

Saat ditanya mengenai agenda khusus di balik kedekatan tersebut, Qodari membantah. Ia menegaskan bahwa masing-masing pihak menjalankan peran dan tanggung jawabnya sesuai posisi masing-masing.

“Sepengetahuan saya tidak ada. Masing-masing sedang menjalankan tugas dan peran,” ujarnya.

Fokus Masing-masing Pihak

Presiden Prabowo saat ini berfokus pada pelaksanaan program-program pembangunan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara Megawati bersama PDIP tetap memilih berada di luar pemerintahan dan menjalankan fungsi politik.

“Presiden Prabowo sebagai pemerintah fokus pada menjalankan program pembangunan dan melindungi serta memajukan kesejahteraan umum,” ujarnya. “Sebaliknya Bu Mega dan PDIP memilih berada di luar pemerintahan,” lanjutnya.

Momen Keakraban di Upacara

Prabowo dan Megawati menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga tampak hadir. Usai upacara, kehangatan terlihat saat Prabowo mempersilakan Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma'ruf Amin berjalan. Megawati kemudian mengajak Prabowo berjalan bersama dan menggandeng tangannya. Keduanya juga terlihat akrab saat melayani siswa yang ingin bersalaman.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga