Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Turki, Hakan Fidan, di Hambalang, Jawa Barat. Pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi Presiden tersebut membahas sejumlah isu strategis, termasuk kemitraan bilateral, perkembangan situasi Timur Tengah, serta dukungan Turki dalam pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Apresiasi atas Dukungan Turki
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo secara khusus menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beserta Pemerintah Turki. Apresiasi tersebut terutama terkait dengan proses pemulangan sembilan WNI yang menjadi relawan dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0. Menurut Prabowo, dukungan Turki mencerminkan hubungan persahabatan yang erat antara kedua negara serta komitmen bersama dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas internasional.
Pembahasan Situasi Timur Tengah
Kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai perkembangan terkini di Timur Tengah. Pembahasan mencakup berbagai dinamika regional yang menjadi perhatian dunia, khususnya kondisi di Iran dan Palestina. Sebagai negara-negara di kawasan Global South, Indonesia dan Turki memiliki pandangan yang sama tentang pentingnya menjaga stabilitas kawasan melalui dialog, diplomasi, dan penyelesaian damai.
Komitmen untuk Palestina
Indonesia dan Turki sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam mendorong upaya de-eskalasi berbagai konflik yang terjadi di Timur Tengah. Kedua pihak juga menegaskan komitmen bersama untuk terus memperjuangkan keadilan bagi rakyat Palestina. Pertemuan ini kembali menegaskan eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Turki yang selama ini terjalin dalam berbagai bidang.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kedua negara menunjukkan komitmen untuk terus bekerja sama dalam memperjuangkan stabilitas, perdamaian, dan nilai-nilai kemanusiaan di tingkat internasional. Kunjungan Menlu Fidan ke Indonesia merupakan undangan dari Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi di tengah dinamika kawasan dan global.



