7 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin, 28 Warga Masih Mengungsi
7 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin, 28 Warga Mengungsi

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, masih belum padam hingga hari ketujuh pada Senin (6/7). Proses pemadaman terus dilakukan oleh petugas gabungan, sementara puluhan warga terdampak masih mengungsi akibat paparan asap yang menyelimuti permukiman sekitar.

Proses Pemadaman Melalui Jalur Darat dan Udara

Pantauan di lokasi pada Senin siang menunjukkan kepulan asap masih membumbung dari sejumlah titik di timbunan sampah dan terbawa angin ke arah barat. Petugas gabungan terus melakukan pemadaman melalui jalur darat dengan melibatkan personel pemadam kebakaran dan Manggala Agni. Selain itu, tiga unit helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk menyiram titik-titik api dari udara.

28 Warga Masih Bertahan di Posko Pengungsian

Aktivitas di posko pengungsian masih berlangsung. Berdasarkan data terbaru pada Senin siang, sebanyak 28 warga masih mengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar. Jumlah tersebut diperkirakan dapat berubah mengikuti kondisi asap yang masih menyelimuti permukiman di sekitar TPA. Salah seorang warga, Qipi, mengungkapkan, "Saya sudah mengungsi selama tujuh hari. Kalau untuk bantuan tercukupi, mulai dari seperti logistik makanan, kasur, itu tercukupi semua."

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Mayoritas Pengungsi Anak-Anak dan Lansia

Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, mengatakan mayoritas pengungsi merupakan anak-anak dan lanjut usia yang tinggal di kawasan paling terdampak asap kebakaran. "Kalau untuk hari yang ketujuh, sekitar 20 orang lebih. Asap TPA itu mengandung racun, ya memang untuk kesehari-harian itu udah terdampak betul," kata Uti. Meski sebelumnya banyak warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Uti memastikan kondisi kesehatan para pengungsi saat ini terus dipantau dan berangsur membaik. "Ya alhamdulillah, dokter dan Puskesmas Rajeg memang selalu mengecek apabila ada warga yang mengungsi langsung diperiksa kesehatannya," jelasnya.

Ketersediaan Logistik Terjamin

Uti juga memastikan ketersediaan logistik di posko masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. "Alhamdulillah logistik, semua makanan tercukupi. Baik dari Dinsos Kabupaten, termasuk semalam juga dari Kementerian Sosial, termasuk dari PDAM sama Bupati, dari Provinsi pun sudah masuk," jelasnya.

Kebakaran Dipicu Suhu Panas Ekstrem

Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6). Peristiwa tersebut diduga dipicu suhu panas ekstrem yang memicu gas metana di dalam timbunan sampah. Hingga hari ketujuh, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan sisa titik api melalui operasi darat dan udara.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga