9 WNI Relawan Flotilla Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang
9 WNI Relawan Flotilla Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki

Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 telah dibebaskan setelah sebelumnya ditangkap oleh tentara Israel. Saat ini, mereka tengah menjalani serangkaian proses di Turki, termasuk pemeriksaan kesehatan dan pengambilan keterangan.

Proses Pemeriksaan di Turki

Minister Counsellor Kedutaan Besar RI di Ankara, Yudhi Ardian, menyampaikan bahwa para WNI saat ini masih menjalani tes pengambilan keterangan atau testimoni, pemeriksaan kesehatan, dan visum. Proses ini dilakukan sepenuhnya oleh otoritas Turki dan pihak GSF karena kesembilan WNI merupakan bagian dari kelompok besar tersebut.

Yudhi memastikan bahwa para WNI diterima dan ditangani dengan baik di Turki. KBRI Ankara terus memantau perkembangan proses yang berjalan. Berdasarkan pengamatan awal, seluruh WNI dalam keadaan sehat, meskipun pihaknya masih menunggu informasi lebih rinci terkait hasil pemeriksaan kesehatan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Harapan Segera Pulang

Pihak KBRI berharap seluruh tahapan dapat segera selesai agar para WNI bisa segera kembali ke Indonesia. Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyebutkan bahwa para WNI diperkirakan tiba di Tanah Air pada akhir pekan ini. Berdasarkan laporan dari Kementerian Luar Negeri RI, kondisi mereka baik.

Daftar 9 WNI yang Dibebaskan

Berikut adalah daftar sembilan WNI yang sebelumnya ditangkap oleh tentara Israel berdasarkan laporan Global Peace and Conflict Initiative (GPCI):

  • Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  • Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  • Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef
  • Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
  • Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1
  • Bambang Noroyono (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
  • Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
  • Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk
  • Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk

Proses repatriasi terus dipantau oleh pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Ankara dan Istanbul.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga