Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Jangmi pada Jumat, 29 Mei 2026. Sistem cuaca ini sebelumnya berkembang dari Bibit Siklon Tropis 99W dan meningkat menjadi siklon tropis pada 27 Mei 2026 pukul 07.00 WIB di wilayah pemantauan TCWC Jakarta.
Posisi Siklon Tropis Jangmi
Berdasarkan analisis BMKG pada 29 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Jangmi berada di Laut Filipina, tepatnya di timur Filipina. Lokasi siklon berada pada koordinat 15,4 Lintang Utara (LU) dan 134,1 Bujur Timur (BT), atau sekitar 1.860 kilometer sebelah utara Biak.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa sistem cuaca ini terus dipantau untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. Meskipun berada di Laut Filipina, BMKG tetap waspada terhadap potensi pengaruh tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia, seperti peningkatan kecepatan angin dan gelombang tinggi di perairan sekitar.
Perkembangan Siklon Tropis
Siklon Tropis Jangmi merupakan salah satu fenomena cuaca yang lazim terjadi di wilayah Pasifik Barat. Proses pembentukannya dimulai dari bibit siklon yang kemudian menguat menjadi siklon tropis. BMKG melalui TCWC Jakarta terus memonitor pergerakan dan intensitas siklon ini untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, dan mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Siklon ini tidak diperkirakan akan memasuki wilayah Indonesia secara langsung, namun dampak tidak langsung seperti hujan lebat dan angin kencang di beberapa daerah perlu diantisipasi.



