Pemerintah Iran geram dan menuduh Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) "terlibat" dalam perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Tuduhan ini dipicu oleh pernyataan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang membeberkan dukungan negara-negara NATO terhadap AS dalam perang tersebut.
Pengakuan Rutte Soal Dukungan NATO
Menanggapi kritikan Presiden Donald Trump terhadap sekutu-sekutu NATO yang dianggap tidak mendukung AS dalam perang, Rutte mengatakan kepada media AS, Fox News, bahwa ratusan pesawat militer Amerika diberangkatkan dari pangkalan-pangkalan militer di Italia. Bos NATO itu juga mengungkapkan bahwa Rumania sampai harus mengurangi lalu lintas penerbangan komersial demi membuka ruang untuk pesawat-pesawat tanker selama perang Iran berkecamuk.
Dalam wawancara pada Rabu (24/6) waktu setempat, Rutte menyatakan, "Satu demi satu negara, satu demi satu sekutu, telah menyediakan pangkalan-pangkalan mereka." Ia menambahkan, "Itu berarti ada sekitar 4.000 hingga 5.000 pesawat yang lepas landas dari pangkalan-pangkalan Eropa untuk mendukung Epic Fury," merujuk pada operasi militer AS terhadap Iran yang dinamai "Operation Epic Fury".
Reaksi Keras Iran
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, seperti dilansir AFP pada Kamis (25/6/2026), mengecam pernyataan Sekjen NATO itu sebagai pengakuan "keterlibatan aktif" NATO dalam "perang ilegal" yang dikobarkan AS dan Israel. "Ini merupakan pengakuan yang jelas dan memberatkan mengenai keterlibatan aktif NATO dalam perang agresi ilegal terhadap sebuah negara anggota PBB yang berdaulat," kata Baghaei dalam pernyataan melalui media sosial X.
Baghaei menuduh NATO telah melakukan "pelanggaran terang-terangan terhadap norma-norma imperatif dari hukum internasional dan prinsip-prinsip utama Piagam PBB".
Ketegangan dengan Sekutu NATO
Masa jabatan kedua Trump sebagai Presiden AS telah diwarnai ketegangan dengan sekutu-sekutu NATO, yang menyuarakan keraguan mengenai perlunya konflik di Timur Tengah tersebut. Dalam pertemuan di Gedung Putih pada Rabu (24/6), Trump mengatakan kepada Rutte bahwa dirinya merasa "kecewa" oleh anggota-anggota aliansi NATO yang tidak mendukung perangnya melawan Iran.
AS diketahui mengoperasikan jaringan fasilitas militer di seluruh Eropa, termasuk pangkalan angkatan laut, pangkalan udara, dan garnisun pasukan. Italia dengan cepat menjauhkan diri dari pernyataan Rutte. Kementerian Pertahanan Italia menuduh Sekjen NATO menyampaikan "pesan yang sangat menyesatkan karena mencampuradukkan jenis penerbangan yang telah diizinkan".
Bantahan Italia
Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, menegaskan bahwa Roma hanya mengizinkan "kegiatan teknis dan logistik yang bersifat non-kinetik" yang sepenuhnya mematuhi Konstitusi serta perjanjian internasional. Pernyataan ini memperjelas bahwa Italia tidak terlibat dalam operasi tempur langsung, melainkan hanya memberikan dukungan logistik terbatas.



