Israel Cegat 77 Kapal Bantuan Gaza, 9 WNI Ditahan
Israel Cegat 77 Kapal Bantuan Gaza, 9 WNI Ditahan

Pasukan Israel dilaporkan mencegat kapal terakhir yang membawa bantuan untuk Gaza. Saat ini, total sudah ada 77 kapal yang dihentikan oleh Israel dalam misi terbaru untuk mematahkan pengepungan di Jalur Gaza.

Pencegatan Kapal Bantuan

Dilansir Aljazeera, pasukan Israel menghentikan seluruh 77 kapal yang berpartisipasi dalam misi Global Sumud Flotilla. Pencegatan ini dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.

Angkatan laut Israel mengirimkan armada angkatan laut yang lengkap untuk menaiki kapal-kapal tersebut dan menahan ratusan awak sukarelawan internasional di dalamnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

9 WNI Ikut dalam Misi

Dalam misi ini, terdapat sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut serta dalam armada Global Sumud Flotilla. Mereka saat ini ditahan oleh Israel. Aksi ini menjadi perbincangan masyarakat global, terutama karena melibatkan WNI.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu, 20 Mei 2026. Ia menjawab soal sembilan WNI yang diculik Israel.

Informasi ini mulanya disampaikan oleh Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Mereka mengungkap ada dua WNI di Kapal Kars-1 Sadabat yang diculik Israel.

Daftar 9 WNI yang Diculik

Berikut sembilan WNI yang diculik tentara Israel berdasarkan laporan GPCI:

  • Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  • Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
  • Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef
  • Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
  • Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1
  • Bambang Noroyono (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
  • Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
  • Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk
  • Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk

Kemenlu RI memastikan pemerintah terus memantau kondisi sembilan WNI yang ditahan Israel. GPCI melaporkan bahwa para WNI dibawa ke Pelabuhan Ashdod.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga