Kritik Perang Ukraina, Wakil Pemimpin Partai Oposisi Rusia Divonis 7 Tahun Penjara
Kritik Perang Ukraina, Pimpinan Oposisi Rusia Divonis 7 Tahun

Wakil pemimpin Partai Yabloko, Maxim Kruglov (39), dijatuhi vonis tujuh tahun penjara setelah melontarkan kritik di media sosial terkait perang Ukraina. Partai Yabloko dikenal sebagai partai oposisi terkemuka di Rusia. Kruglov ditangkap pada Oktober 2025 dan dituduh menyebarkan informasi palsu tentang tentara Rusia.

Tudingan Berawal dari Unggahan Tahun 2022

Tudingan tersebut terkait dengan dua unggahan yang dibuatnya pada April 2022. Unggahan pertama mengutuk korban sipil dalam perang Ukraina, sementara unggahan kedua menyoroti tindakan tentara Rusia di Bucha, tempat ratusan warga sipil ditemukan dieksekusi setelah pasukan Rusia mundur dari daerah tersebut. Kruglov menolak tuduhan itu dan mengatakan bahwa unggahannya hanya menyerukan penyelidikan atas apa yang terjadi, lapor media independen Mediazona.

Kruglov Bukan Satu-satunya Tokoh Yabloko yang Dituduh

Maxim Kruglov merupakan salah satu dari beberapa tokoh senior Partai Yabloko yang menghadapi tuduhan sejak tahun lalu. Yabloko adalah salah satu partai oposisi tertua di Rusia. Partai ini memperoleh jutaan suara dalam pemilihan parlemen pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, tetapi sejak 2007 gagal mendapatkan kursi di Duma Negara. Partai tersebut mengatakan bahwa mereka menghadapi pembatasan birokrasi yang terus-menerus yang dirancang untuk mencegah kandidat mereka mencalonkan diri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penindasan Perbedaan Pendapat Era Soviet

Sejak melancarkan serangan ke Ukraina pada tahun 2022, Rusia telah mengatur penindakan terhadap perbedaan pendapat yang mengingatkan pada era Soviet, dengan mendenda atau memenjarakan siapa pun yang berbicara menentang perang. Vonis terhadap Kruglov menjadi contoh terbaru dari kebijakan ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga