Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan merupakan wujud nyata dari upaya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menampilkan kinerja kepala daerah yang berprestasi. Ia menekankan pentingnya tidak menyamaratakan semua kepala daerah sebagai buruk, meskipun ada beberapa yang memiliki catatan negatif.
Banyak Kepala Daerah Berprestasi
"Jangan sampai kita menggeneralisasikan bahwa semua kepala daerah buruk. Penghargaan malam ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang bagus dan berprestasi," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026). Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri Malam Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026) malam.
Empat Kategori Penghargaan
Penghargaan diberikan dalam empat kategori utama, yaitu penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, entrepreneur government/creative financing, serta pengendalian inflasi. Tito menjelaskan bahwa keempat kategori ini mencerminkan isu-isu krusial dalam manajemen tata kelola pemerintahan daerah.
Insentif Fiskal bagi Pemenang
"Hadiahnya selain trofi juga insentif fiskal yang diatur dalam undang-undang tentang keuangan, yaitu juara satu sebesar tiga miliar, juara dua dua miliar, dan juara tiga satu miliar," ungkap Mendagri. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran Kemendagri.
Enam Regional dan Objektivitas Penjurian
Ajang penghargaan ini dibagi menjadi enam regional: Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Maluku-Nusra (Maluku, Maluku Utara, NTT, NTB), dan Papua. Di Regional Kalimantan, Kemendagri menggandeng Tempo Media Group. Tito meyakini seluruh mekanisme penjurian berjalan objektif dan profesional, sehingga daerah yang meraih penghargaan benar-benar memiliki kinerja positif.
Usulan Kategori Perumahan
Dalam kesempatan yang sama, Tito menyambut baik usulan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk menambahkan kategori penghargaan di sektor perumahan. Menurut Tito, indikator ini mencerminkan kemampuan daerah dalam mengatasi masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi.
"Beliau sudah menyampaikan usulan untuk gelombang berikutnya, isu perumahan menjadi isu yang dipertandingkan. Itu penting karena berkaitan dengan kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, para gubernur se-Kalimantan, Direktur Utama Tempo Media Group Arif Zulfikli, para bupati/wali kota se-Kalimantan, serta pejabat tinggi dari kementerian/lembaga terkait.



