PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat mengumumkan bahwa seluruh gardu induk di provinsi tersebut telah kembali menyala setelah mengalami gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik secara luas. PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan di Sumbar agar kembali normal sepenuhnya.
Perkembangan Pemulihan Sistem Kelistrikan
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menyatakan bahwa hingga pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem telah pulih. PLN terus mengupayakan agar sistem dapat normal menyala hingga 100 persen. Meskipun 21 gardu induk sudah berhasil menyala, masih terdapat 175 penyulang yang padam dari total 394 penyulang.
Penyulang yang masih padam tersebar di beberapa daerah, antara lain Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.
Upaya Pemulihan oleh PLN
PLN setempat memastikan akan memulihkan sistem kelistrikan secepatnya. PLN juga menegaskan bahwa posisi Sumbar dalam keadaan aman, terutama untuk jaringan tegangan rendah dan menengah. Petugas di lapangan masih berjibaku untuk menormalkan beberapa penyulang. Ajrun Karim menambahkan bahwa semua gardu induk sudah menyala, tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang.
Penyebab Pemadaman
Terkait penyebab utama padamnya listrik di Sumbar pada Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB, PLN belum bisa merinci lebih lanjut. Dugaan sementara, gangguan sistem kelistrikan berasal dari Provinsi Jambi. Selain di Sumbar, gangguan juga terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.
Sejak terjadinya gangguan, PLN langsung menerjunkan tim teknis untuk mengecek seluruh sistem dan jaringan kelistrikan sekaligus menelusuri penyebab gangguan.
Imbauan kepada Masyarakat
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan contact center PLN 123.
Sementara itu, Asna, warga Kota Bukittinggi, mengatakan listrik sudah menyala antara pukul 01.00 hingga 03.00 WIB. Ia berharap kondisi tersebut kembali normal sepenuhnya.



