PKB Bantah Tudingan PDIP soal Keretakan Koalisi Pemerintah
PKB Bantah Tudingan PDIP soal Keretakan Koalisi

Ketua DPP PKB Daniel Johan membantah pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus yang menyebut adanya masalah di internal koalisi pemerintah. Daniel menegaskan bahwa koalisi tetap solid dan kompak dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo.

"Koalisi kompak dan solid," kata Daniel Johan saat dihubungi, Selasa (23/6/2026). Ia menambahkan bahwa seluruh partai dalam koalisi bekerja keras untuk menjalankan program pemerintah demi kepentingan rakyat.

Fokus pada Program Kerja

Daniel Johan mengajak semua pihak untuk tidak terpecah belah dan tetap fokus pada agenda prioritas, seperti pembukaan lapangan kerja, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. "Koalisi baik-baik saja, kompak dan bekerja keras. Sudah benar kita fokus saja agar program-program berjalan dengan baik," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan bagi sektor riil dan kelas menengah ke bawah agar mampu menghadapi tantangan ekonomi saat ini. "Serta memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan UMKM, khususnya sektor riil dan kelas menengah ke bawah harus benar-benar di-support dan ditopang oleh kebijakan," imbuh Daniel.

Tudingan Deddy Sitorus

Sebelumnya, Deddy Sitorus menanggapi kritik dari Golkar dan Demokrat yang mempersoalkan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang. Deddy menduga ada ketidaknyamanan di internal koalisi sehingga posisi PDIP dipersoalkan. "Memang mengherankan sikap mereka ini. Apakah memang ingin banget PDI Perjuangan juga punya menteri di kabinet, baru merasa tenang karena kurang pede atau bagaimana?" kata Deddy kepada wartawan, Minggu (21/6).

Deddy menilai ada upaya dari partai lain untuk mengadu domba PDIP dengan rakyat atau presiden. "Ataukah mereka ingin juga agar PDIP berada dalam situasi yang kurang menyenangkan dengan mereka. Saya jadi terpikir bahwa jangan-jangan ada masalah atau ketidaknyamanan di internal partai koalisi saat ini," ujar Deddy. Ia menantang partai yang tidak nyaman untuk keluar dari pemerintahan dan tidak membuat isu yang menyeret PDIP.

Seruan untuk Fokus pada Tugas

Anggota Komisi II DPR RI itu meminta partai-partai lain untuk fokus membantu menteri-menteri mereka di kabinet dan menjalankan fungsi di DPR. "Urusan listrik, BBM, perburuhan, Bansos, UMKM, koperasi, perkebunan, infrastruktur, pangan, ekonomi, perdagangan dan banyak urusan maha penting lain perlu konsentrasi mereka yang menempatkan menterinya di kabinet," kata Deddy.

Ia membandingkan sikap PDIP di era Presiden SBY dan Jokowi yang tidak pernah mempermasalahkan posisi partai lain. "Jangan mau cari kambing hitam untuk kegalauan mereka, kalau mau nyari kurban ya pas Lebaran kemarin. PDI Perjuangan tidak pernah mempermasalahkan kalau partai manapun mau masuk atau tidak dalam kabinet," tegasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga