Hasil jajak pendapat terbaru dari YouGov mengungkapkan bahwa mayoritas warga Inggris mendukung langkah Perdana Menteri Keir Starmer yang memutuskan untuk mundur dari jabatan pemimpin Partai Buruh. Survei yang dirilis pada Senin (22/6/2026) mencatat 62 persen responden menyatakan setuju dengan keputusan tersebut. Sebaliknya, 19 persen responden menilai keputusan itu keliru, dan 19 persen lainnya belum menentukan sikap.
Latar Belakang Keputusan Starmer
Keputusan Starmer untuk mengundurkan diri dari kepemimpinan Partai Buruh diambil di tengah tekanan politik yang meningkat. Meskipun ia masih menjabat sebagai Perdana Menteri, langkah ini dianggap sebagai upaya untuk menyegarkan kepemimpinan partai menjelang pemilu mendatang. Menurut analis politik, keputusan ini juga dipengaruhi oleh kritik internal terhadap kebijakan ekonomi dan sosial yang dijalankan pemerintahannya.
Metodologi Survei YouGov
YouGov, lembaga survei terkemuka di Inggris, melakukan jajak pendapat ini terhadap 1.500 responden dewasa yang mewakili populasi nasional. Survei dilakukan secara online dalam periode 19-21 Juni 2026, dengan margin kesalahan sekitar 2,5 persen. Data menunjukkan bahwa dukungan terhadap pengunduran diri Starmer cukup merata di berbagai kelompok usia dan wilayah.
Reaksi Publik dan Politik
Keputusan Starmer menuai beragam reaksi. Pendukungnya menilai langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab politik, sementara kritikus menganggapnya sebagai pengakuan kegagalan. Seorang juru bicara Partai Buruh menyatakan, "Keputusan ini diambil demi kepentingan partai dan negara, dan kami hormati." Di sisi lain, partai oposisi menuntut pemilu awal untuk memberikan mandat baru kepada rakyat.
Dampak Terhadap Pemerintahan
Meskipun Starmer mundur dari kepemimpinan partai, ia tetap menjabat sebagai Perdana Menteri sampai penggantinya ditetapkan. Proses suksesi di Partai Buruh diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Pengamat politik memprediksi bahwa pergantian pemimpin ini dapat mempengaruhi stabilitas koalisi pemerintahan dan kebijakan yang sedang berjalan.



