PKS Ungkit 10 Tahun Jadi Oposisi Era Jokowi, PDIP Disebut Abu-abu
PKS Ungkit 10 Tahun Oposisi Era Jokowi, PDIP Disebut Abu-abu

Sekretaris Jenderal PKS M Kholid turut berkomentar terkait PDIP yang disebut memiliki posisi abu-abu. Kholid menyatakan bahwa berada di dalam atau di luar pemerintahan sama-sama penting dan dibutuhkan dalam demokrasi.

PKS Hormati Pilihan Politik PDIP

"Kami menghormati pilihan politik setiap partai. Dalam negara demokrasi, keberadaan partai di dalam maupun di luar pemerintahan sama-sama penting dan sama-sama dibutuhkan," kata Kholid saat dihubungi, Sabtu (20/6/2026).

Kholid menyebut jika PDIP memilih berada di luar pemerintahan, maka itu adalah pilihan yang konstitusional. Dia juga menilai pilihan itu baik bagi demokrasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Jika PDI Perjuangan memilih berada di luar pemerintahan, itu merupakan pilihan yang sah, konstitusional dan baik juga bagi demokrasi kita karena semakin memperkuat fungsi checks and balances di parlemen," ucap dia.

Pengalaman PKS 10 Tahun di Luar Pemerintahan

Lebih lanjut, Kholid mengungkapkan bahwa partainya juga pernah menjalani 10 tahun berada di luar pemerintahan saat era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan saat ini PKS memilih untuk bergabung ke dalam koalisi pemerintah.

"PKS sendiri pernah memilih berada di luar pemerintahan selama 10 tahun pada masa Presiden Jokowi dan PDIP memimpin pemerintahan. Dan sekarang ini, kami memilih untuk di dalam pemerintahan, mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo," ujar dia.

PKB Minta PDIP Tegas, Jangan Abu-abu

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB DPR Jazilul Fawaid meminta PDIP bersikap tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Jazilul mengatakan sikap yang tidak jelas bisa menimbulkan kesan membingungkan.

"Saya harap, mengambil sikap yang tegas saja. Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden. Semua program-program sudah ditata," kata Jazilul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6).

Jazilul menjawab pertanyaan wartawan soal dugaan keikutsertaan Andi Widjajanto dalam aksi demo beberapa hari lalu.

PDIP Tegaskan Sebagai Partai Penyeimbang

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menjawab pernyataan Jazilul yang meminta PDIP bersikap tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan Prabowo. Andreas menegaskan partainya merupakan partai penyeimbang di luar pemerintah.

"Partai penyeimbang di luar pemerintahan," kata Andreas kepada wartawan, Jumat (19/6).

"Itu keputusan kongres partai," sambungnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga