Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal akhirnya angkat bicara menanggapi isu yang menyebut dirinya akan bergabung dalam Kabinet Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia belum bersedia memberikan penjelasan rinci dan meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Pernyataan Said Iqbal
"Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya," ujar Said Iqbal, dikutip dari detikcom pada Minggu (7/6). Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kebenaran kabar tersebut serta komunikasi yang telah terjalin dengan pihak Istana, Said Iqbal membenarkan hal itu tanpa memberikan penjelasan panjang. "Iya," jawabnya singkat.
Tokoh buruh itu juga belum mengungkap posisi yang kemungkinan akan ditempatinya. Meski demikian, ia memberi isyarat bahwa tugas yang akan diemban masih berkaitan erat dengan isu yang selama ini menjadi fokus perjuangannya. "Kemungkinan sekitar isu ketenagakerjaan," jelasnya.
Konfirmasi Pemerintah
Sebelumnya, pemerintah mengonfirmasi adanya pembahasan terkait kemungkinan masuknya Said Iqbal ke dalam pemerintahan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut proses tersebut masih dalam tahap diskusi. Menurut Prasetyo, posisi yang disiapkan kemungkinan berkaitan dengan sektor ketenagakerjaan dan perlindungan buruh, sejalan dengan rekam jejak serta aktivitas Said Iqbal selama ini.
"Sedang kita diskusikan. Kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini, dengan buruh, tenaga kerja," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6).
Pernyataan itu semakin menguatkan spekulasi mengenai keterlibatan Said Iqbal dalam pemerintahan. Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Presiden maupun Istana mengenai jabatan yang akan ditempatinya. Publik pun masih menantikan kepastian dari pemerintah terkait langkah selanjutnya.



