Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak dapat menahan air matanya saat menonton film Children of Heaven bersama anak-anak panti asuhan di XXI Plaza Senayan, Jakarta, pada Sabtu (20/6). Kegiatan nonton bareng (nobar) itu digelar oleh Partai Demokrat dan berhasil mengungkit kenangan masa kecil SBY yang penuh keterbatasan di Pacitan, Jawa Timur.
SBY Menangis Teringat Masa Kecil yang Sederhana
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa SBY beberapa kali meneteskan air mata selama pemutaran film. "Tadi Pak SBY sesekali meneteskan air mata sambil mengingat masa kecil. Beliau juga lahir dan tumbuh dari keluarga yang sangat sederhana di Pacitan," kata AHY di lokasi acara.
Menurut AHY, SBY kecil tumbuh di daerah dengan tantangan geografis berat dan tanah yang tandus. Sebagai anak tunggal yang gemar berolahraga, SBY pernah sangat menginginkan sepatu, tetapi kondisi ekonomi orang tuanya tidak memungkinkan untuk membelikannya. "Beliau juga pernah ingin sekali punya sepatu karena beliau suka olahraga, aktif main voli, berlari, naik gunung, ke pantai bersama kawan-kawannya, tapi tidak kesampaian karena orang tua beliau juga tidak mampu," ungkap AHY.
Film Children of Heaven: Relevansi dengan Perjuangan SBY
Film Children of Heaven berkisah tentang seorang anak laki-laki yang berjuang demi sepasang sepatu untuk adiknya. Kisah ini dinilai sangat relevan dengan kehidupan masa kecil SBY. AHY berpesan kepada anak-anak yang ikut nobar agar memetik nilai perjuangan dari film tersebut. "Mari kita petik nilai berharga bahwa perjuangan yang tanpa henti dengan semangat yang membaja, bukan 'mental tempe'. Ali (tokoh dalam film) menunjukkan tanggung jawab yang luar biasa meski masih kecil agar adiknya bisa sekolah dengan baik," ucapnya.
Aksi Nyata Partai Demokrat: Donasi Sepatu Sekolah
Terinspirasi dari film dan pengalaman SBY, Partai Demokrat melalui gerakan Kuda Biru Project akan melakukan aksi nyata bagi anak-anak Indonesia yang kurang beruntung. AHY menyatakan bahwa pihaknya akan menyalurkan bantuan berupa sepatu sekolah ke berbagai daerah. "Sebagai bagian dari semangat yang disampaikan melalui film ini, Kuda Biru Project dan Demokrat juga akan menyumbang sepatu-sepatu untuk anak-anak yang ada di berbagai daerah," tegasnya.
Aksi sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua yang senasib dengan tokoh ayah dalam film tersebut. "Kita bantu mereka yang tidak punya sepatu untuk menjemput masa depan dan cita-citanya," pungkas AHY. Kegiatan nobar ini menjadi pengingat bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk meraih mimpi, sebagaimana dibuktikan oleh perjalanan hidup SBY.



