Hernan Gil, seorang petugas keamanan, berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup setelah delapan hari terjebak di reruntuhan bangunan tujuh lantai yang ambruk akibat gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu. Penyelamatan dramatis yang terjadi pada Kamis (2/7) waktu setempat ini membuat ratusan petugas penyelamat bersorak dan saling berpelukan.
Proses Evakuasi yang Rumit
Gil ditemukan di area Catia La Mar, sebuah kawasan pesisir yang hampir seluruhnya hancur akibat gempa. Operasi evakuasi melibatkan tim dari tujuh negara: Venezuela, Chile, Amerika Serikat, Portugal, Costa Rica, El Salvador, dan Meksiko. Mereka bekerja tanpa henti selama tiga hari untuk menjangkau lokasi Gil berada.
Para petugas penyelamat memberikan Gil lebih dari 10 liter air melalui selang untuk menjaga hidrasi, serta memasang selang oksigen. Pada tahap akhir, sekitar 30 petugas bekerja di area parkir gedung yang ambruk untuk menyingkirkan puing-puing, sementara dua petugas lainnya menggali terowongan sepanjang tiga meter.
“Tidak mudah untuk mencapai titik persis tempat korban berada,” kata pemimpin tim penyelamat asal Chile, Cristian Vera. Istri Gil, Gusbiman Gonzalez, menyebut penyelamatan suaminya sebagai “benar-benar sebuah keajaiban.”
Korban dan Kerusakan
Menurut data NASA, hampir 60.000 bangunan diperkirakan mengalami kerusakan atau kehancuran akibat gempa. Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengumumkan pada Rabu (1/7) bahwa jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 2.295 jiwa, dengan lebih dari 11.000 orang luka-luka. Nyaris 13.000 orang kehilangan tempat tinggal, dan puluhan ribu lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
Meskipun ada beberapa penyelamatan luar biasa sekitar seminggu pasca-gempa, harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin memudar. Fokus kini beralih pada upaya bertahan hidup bagi para penyintas, termasuk mengatasi kekurangan makanan, air, dan layanan kesehatan yang kewalahan. Para pakar juga memperingatkan risiko wabah penyakit.
Banyak warga Venezuela terpaksa tidur di tenda-tenda darurat di jalanan, taman, atau lahan kosong. Pemerintah Venezuela dan komunitas internasional terus berupaya memberikan bantuan kemanusiaan.



