AS Gempur Gudang Amunisi Iran dengan Bom Bunker, Picu Ledakan Raksasa
AS Serang Iran dengan Bom Bunker, Ledakan Dahsyat Terjadi

AS Gempur Gudang Amunisi Iran dengan Bom Bunker, Picu Ledakan Raksasa

Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan militer terhadap sebuah gudang amunisi besar di kota Isfahan, Iran, menggunakan sejumlah bom penghancur bunker berbobot 2.000 pon atau setara dengan 900 kilogram. Serangan ini menandai eskalasi signifikan dalam perang yang berkecamuk di kawasan Timur Tengah sejak akhir Februari lalu.

Pengeboman tersebut memicu ledakan dahsyat yang disertai bola api raksasa, diikuti oleh rentetan ledakan sekunder. Peristiwa ini terekam dalam video yang diposting oleh mantan Presiden AS Donald Trump melalui media sosial Truth Social pada Senin (30/3).

Video Ledakan Diposting Tanpa Keterangan

Trump, seperti dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ) dan dilansir NDTV pada Selasa (31/3/2026), memposting video ledakan besar tanpa sensor via Truth Social tanpa memberikan keterangan apa pun. Namun, menurut laporan yang beredar, video tersebut menunjukkan serangan AS yang dilancarkan di pinggiran Isfahan, yang terletak di bagian tengah Iran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Video yang dibagikan Trump tersebut menampilkan bola api besar yang langsung diikuti oleh rentetan ledakan sekunder—fenomena yang umum terjadi ketika amunisi terbakar dan meledak secara berantai.

Lokasi Serangan dan Respons Iran

Satelit pelacak api dari Badan Antariksa AS (NASA) mengindikasikan bahwa ledakan terjadi di dekat Gunung Soffeh, sebuah area yang diyakini memiliki posisi militer penting di Iran. Hingga saat ini, Iran belum secara resmi mengakui atau memberikan pernyataan terkait pengeboman di Isfahan tersebut.

Namun, seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, dikutip dari WSJ, mengungkapkan bahwa "sejumlah besar bom penghancur bunker, atau amunisi penetrator, digunakan untuk serangan" terhadap gudang amunisi besar itu. Tujuan serangan ini adalah untuk menghancurkan rudal, roket, dan berbagai bahan peledak lainnya yang disimpan di lokasi tersebut.

Bahaya Bom Penghancur Bunker

Bom penghancur bunker dengan bobot 900 kilogram merupakan senjata khusus yang dirancang untuk menembus target yang diperkuat sebelum akhirnya meledak. Bom jenis ini umumnya digunakan untuk menyerang instalasi militer bawah tanah, bunker yang diperkuat, dan situs nuklir bawah tanah.

Bom-bom tersebut dilengkapi dengan selongsong baja yang diperkeras, memungkinkannya menembus lapisan tanah dan beton, lalu meledak setelah mencapai kedalaman tertentu. Yang membuat bom ini sangat berbahaya bukan hanya volume bahan peledaknya, tetapi juga kemampuan untuk mengatur waktu ledakan, sehingga dapat mencapai target yang tidak dapat dijangkau oleh bom konvensional lainnya.

Isfahan sebagai Pusat Strategis Iran

Isfahan, lokasi gudang amunisi yang diserang, merupakan pusat strategis bagi Iran, dengan berbagai pangkalan militer dan industri pertahanan. Kota ini juga menjadi rumah bagi salah satu dari tiga fasilitas pengayaan uranium Iran, yang pernah dibom oleh AS dalam perang Iran-Israel pada Juni tahun lalu.

Sebagian uranium yang sangat diperkaya milik Teheran diyakini terkubur di area tersebut, dengan AS sebelumnya mengusulkan untuk merebutnya menggunakan pasukan darat. Serangan terbaru ini semakin memperuncing ketegangan di kawasan Timur Tengah, dengan dampak yang masih terus dipantau oleh berbagai pihak internasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga